<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100477">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DENGAN METODE MAGNETIK DI DESA GINTING, GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan identifikasi struktur bawah permukaan daerah rawan longsor dengan menggunakan metode magnetic di Desa Ginting, Gayo Lues.  Pengukuran dilakukan dengan menggunakan tiga lintasan pada area perbukitan yang berpotensi longsor. Masing-masing lintasan memiliki panjang 200 m, 300 m dan 320 m dengan jarak antar titik sebesar 10 m. Data hasil pengukuran lapangan kemudian dikoreksi melalui koreksi harian dan koreksi IGRF serta melalui filter Upward Continuation dan Reduksi ke Equator sehingga didapatkan nilai anomali medan magnetik total yang merefleksikan variasi nilai suseptibilitas di bawah permukaan. Nilai anomali medan magnetik total kemudian dimodelkan secara forward modelling untuk mengetahui jenis perlapisan batuan yang ada dibawah permukaan sehingga dihasilkan model suseptibilitas bawah permukaan. Hasil pemodelan suseptibilitas kemudian diinterpretasikan dengan menjumlahkan nilai suseptibilitas tiap lapisan terhadap nilai suseptibiltas rata-rata lokasi penelitian sehingga didapatkan jenis-jenis lapisan dibawah permukaan.  Didapatkan hasil yang menunjukkan adanya lapisan sedimen yang berpotensi menjadi bidang gelincir diatas lapisan bedrock. Lapisan sedimen tersebut terdiri dari lapisan topsoil (k=0,0179 cgs), clay (k=0,0172 cgs) dan gravel (k=0,0162 cgs). Sedangkan lapisan bedrock terdiri dari lapisan arenit. Pada kondisi curah hujan tinggi, kandungan air yang ada didalam lapisan sedimen dapat mengurangi kompaksi lapisan batuan yang menyebabkan lapisan berpotensi menyebabkan longsor.&#13;
Kata kunci: Longsor, Medote Magnetik, Suseptibilitas  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100477</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-14 13:07:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-14 15:03:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>