<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100454">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI SAMPAH LAUT PADA ALAT TANGKAP PUKAT PANTAI (BEACH SEINE) DI GAMPONG JAWA, KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CHANAYA SALSABILLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sampah laut yang berasal dari aktivitas antropogenik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan sehingga menganggu ekosistem perairan seperti penurunan kualitas perairan, kerusakan ekosistem, menghambat pertumbuhan ikan serta kerugian ekonomi bagi nelayan dan masyarakat dalam mata pencaharian di wilayah pesisir. Tujuan dari penelitian ini adalah mengindentifikasi jenis dan kelimpahan sampah laut pada pukat pantai (beach seine). Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2021 hingga Januari 2022 di Pantai Kuala Gampong Jawa, Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini meliputi pengambilan data sampel pada alat tangkap pukat pantai (beach seine),  mengindentifikasi sampah laut menggunakan UNEP/IOC Guidelines on Survey and Monitoring of Marine Littersampel berdasarkan jenis dan menghitung kelimpahan sampah laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampah laut yang terindentifikasi pada pukat pantai terdapat 8 kategori yaitu plastik, busa plastik, kain, logam, karet, kertas dan kardus, karet, serta kategori bahan lainnya. Sampah laut jenis plastik diperoleh jumlah total 506 unit dengan nilai kelimpahan 0,052 unit/m2, kayu olahan dengan total sampah sebanyak 132 unit dengan nilai kelimpahan 0,014 unit/m2, dan kategori bahan lainnya sebanyak 19 unit dengan nilai kelimpahan 0,002 unit/m2. Spesifikasi  sampah laut yang terjerat pada pukat pantai terdapat 26 kode bahan dari 77 kode bahan dengan spesifikasi sampah laut yang tertinggi yaitu PL07 (kantong plastik) sebanyak 221 unit dengan nilai kelimpahan 0,023 unit/m2, selanjutnya PL24 (bahan plastik lainnya) sebanyak 187 unit dengan nilai kelimpahan 0,019 unit/m2, dan WD06 (kayu jenis lainnya) sebanyak 132 unit dengan nilai kelimpahan 0,014 unit/m2. Hasil analisis nilai rata-rata laju tangkap tertinggi terdapat pada jenis sampah plastik yaitu dengan nilai catch 28,111 unit/trip, kayu olahan dengan nilai catch 7,333 unit/trip, dan kategori bahan lainnya dengan nilai catch 1,056 unit/trip. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Sampah laut, pukat pantai, plastik.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100454</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-13 23:03:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-14 11:06:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>