ANALISIS KUALITAS AIR MINUM BERDASARKAN PARAMETER FISIK PADA PDAM TIRTA DAROY DAN YANG DITERIMA OLEH PELANGGAN DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KUALITAS AIR MINUM BERDASARKAN PARAMETER FISIK PADA PDAM TIRTA DAROY DAN YANG DITERIMA OLEH PELANGGAN DI BANDA ACEH


Pengarang

Retno Sari Priyanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0508102010031

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini telah dilakukan untuk menganalisis kualitas air minum PDAM Tirta Daroy yang akan didistribusikan dan diterima oleh pelanggan berdasarkan parameter fisiko Parameter fisik yang diuji adalah konduktivitas listrik, Total Disolved Solid (TDS), dan temperatur. Sampel air yang digunakan untuk penelitian merupakan air yang siap didistribusikan dan diterima oleh pelanggan PDAM Tirta Daroy Banda Aceh di daerah Lhueng Bata, Suka Damai, Peniti, Kampung Baru, Punge Jurong, Jambo Tape, Larnprit, Jeulingke. Simpang Mesra, dan Lamgugob. Pengukuran temperatur dilakukan di lapangan dengan tennometer sedangkan TDS dan konduktivitas listrik di laboratorium PDAM Tirta Daroy dengan mettler tolledo serta digunakan GPS untuk mengetahui letak geografis lokasi pengambilan sampel. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa air yang siap didistribusikan dan diterima oleh pelanggan masih dalam kategori baik dan memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan Rl nomor : 9071 MENKESI SKI VIII 2002 (tanggal 29 Juli 2002). Air PDAM Tirta Daroy memiliki
konduktivitas listrik 242,6 J..lS/cm, TDS 120,3 mg/I dan temperatur 30,3°C. Sedangkan air yang diterima oleh pelanggan di Kampung Baru memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan lokasi lain dengan konduktivitas listrik 155 uS/cm, TDS 83, 1 mg/l dan temperatur 32,3°C. Punge Jurong memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan lokasi lain dengan konduktivitas listrik 236,4 IlS/cm, TDS 119,3 mg/l dan temperatur 33°C. Temperatur setiap lokasi memiliki perbedaan yang tidak terlalu signifikan dari 30,3°C- 34,3°C, namun nilai tersebut masih memenuhi standar. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa jarak pendistribusian air dari instalasi PDAM Tirta Daroy ke tempat pelanggan tidak terlalu mempengaruhi kualitas air yang diterima.

Kata Kunci : PDAM Tirta Daroy, Kualitas Air, Konduktivitas Listrik, TDS, Temperatur.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK