<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100432">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIASI  BAHAN  ADISI  LEMPUNG (CLAY) DAN WAKTU  SINTERING  TERHADAP SIFAT MEKANIKA  PADA BAHAN  KERAMIK BERBASIS SILIKON KARBIDA   (SIC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Erna Yusniyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah  dilakukan  penelitian  pengaruh  variasi  bahan  adisi  lempung  dan waktu  sintering  terhadap  sifat  mekanika  pada  bahan  keramik  berbasis  SiC. Sampel dibuat dengan variasi prosentase SiC terhadap bahan adisi lempung jenis tanah bata merah adalah 80:20, 70:30, dan 60:40, proses sintering dilakukan pada suhu  1350 °c dengan  waktu  penahanan  I,  3, dan  5 jam.  Ukuran  penghalusan bahan digunakan ayakan  berdasarkan ASTM dengan ukuran ayakan  350 Mesh.&#13;
Ada beberapa tahap proses pembuatan sam pe I yaitu penghalusan,  percampuran, pencetakan, dan sintering. Pengujian sifat mekanika meliputi pengujian kuat tekan dengan   menggunakan   perangkat   Mesin   Uji   Universal   (Universal   Testing Machine).   Pengujian   lainnya  yang  dilakukan  adalah   uji  kekerasan   dengan menggunakan    metode    Microhardness     Vickers.   Nilai    kekerasan    Vickers selanjutnya dikonversi ke nilai Brinell dengan menggunakan ASTM E  140 -  97 kemudian   besaran   tersebut   dikonversikan   lagi   ke  satuan   Mohs.   Pengujian porositas, rapat massa dilakukan dengan menggunakan ASTM C 373-72.&#13;
          Hasil  penelitian   menunjukkan   bahwa  kekuatan  tekan    dan   kekerasan menurun   dengan   bertambahnya   komposisi   lernpung,   kekuatan   maksimum diperoJeh pads komposisi SiC 80% dan lempung 20% dengan waktu penahanan 5 jam  sebesar 92,12  MPa,  kekuatan  minimumnya diperoleh  pada komposisi  SiC 60%  dan  lempung  40%  dengan  waktu  penahanan   1 jam  yaitu  49, 10  MPa. Kekerasan  maksimum  diperoleh  pada komposisi  SiC  80%  dan  lempung 20% dengan waktu penahanan 5 jam yaitu antara 9 Mohs sampai 9,25 Mohs mendekati kekerasan SiC murni (9,25 Mohs). Kekerasan minimumnya diperoleh pada komposisi SiC 60% dan lempung 40% dengan waktu penahanan  1 jam  sebesar 7,5 Mohs. Kekerasan dan  kekuatan meningkat pada porositas 0,43% dan rapat massa  sebesar  8  gram/cm3).  Kekerasan  dan  kekuatan  menurun  pada  porositas&#13;
0,63% dan rapat massa sebesar 2,33 gram/cm3, Hubungan kuat tekan, kekerasan dan kerapatan akan semakin besar jika porositasnya kecil.&#13;
&#13;
&#13;
Kata  kunci  : Bahan adisi, waktu sintering, sifat mekanika, SiC, Lempung.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100432</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-13 15:20:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-13 15:20:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>