<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100424">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN KEPATUHAN TERHADAP VAKSINASI COVID-19 PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DARUSSALAM ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mesya Geubrina Rahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kurangnya kepatuhan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan dapat meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap COVID-19, maka dari itu diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh seperti vaksinasi. Kepatuhan seseorang dalam melakukan vaksinasi COVID-19 diprediksi dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk faktor religiusitas individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat religiusitas dengan kepatuhan terhadap vaksinasi COVID-19 pada masyarakat. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain korelatif dan pendekatan cros sectional melibatkan sampel sebanyak 97 orang anggota masyarakat di sebuah wilayah kerja Puskesmas di Aceh Besar. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik  non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang diberikan secara langsung kepada responden. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara dimensi keyakinan (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100424</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-13 12:43:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-13 15:25:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>