<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100421">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN PAPAN PARTIKEL DARI TEMPURUNG KELAPA DENGAN MENGGUNAKAN PEREKAT RESIN EPOKSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZIA NURKHALIDA HATTA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Papan partikel merupakan material yang tersusun atas filler sebagai penguat dan&#13;
matriks sebagai pengikat. Dalam perkembangannya, papan partikel umumnya terbuat&#13;
dari material berlignoselulosa seperti tempurung kelapa dan resin dengan kekuatan&#13;
tertentu. Penelitian ini menggunakan partikel tempurung kelapa sebagai filler dan&#13;
Resin Epoksi (RE) sebagai matriks. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk&#13;
mengetahui pengaruh ukuran partikel dan komposisi perekat terhadap sifat mekanik&#13;
serta fisis papan partikel. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan ukuran partikel&#13;
tempurung kelapa (60, 80, 100 dan 120 mesh) dan komposisi filler tempurung kelapa&#13;
: perekat RE (70:30 wt%, 75:25 wt%, 80:20 wt%, dan 85:15 wt%) untuk mengetahui&#13;
pengaruhnya terhadap sifat mekanik yaitu, Modulus of Elasticity (MOE), Modulus of&#13;
Rupture (MOR), dan Kuat Tekan; sifat fisik berupa Kerapatan, Pengembangan Tebal&#13;
dan Konduktivtas Termal. Papan partikel dibuat dengan teknik pressing pada tekanan&#13;
9 ton selama 30 menit dan diuji sesuai standar yang ditetapkan ASTM. Hasil yang&#13;
diperoleh menunjukkan bahwa nilai MOE, MOR dan kuat tekan tertinggi berturut-turut&#13;
bernilai 785.151kgf/mm2, 5.8311 kgf/mm2 dan 0.321 Mpa yang diperoleh pada papan&#13;
dengan ukuran partikel 120 mesh dan komposisi 70:30 wt%. Kerapatan dan&#13;
konduktivitas termal tertinggi diperoleh pada ukuran partikel 120 mesh dan komposisi&#13;
70:30 wt% yaitu 0.938 g/cm2 dan 0.0778 W/m2C) sedangkan Pengembangan Tebal&#13;
adalah 1,164% yang dimiliki papan pada ukuran partikel 60 mesh dan komposisi 85:15&#13;
wt%. Berdasarkan sifat-sifat yang dimilikinya, papan partikel tempurung kelapa&#13;
dengan perekat resin epoksi telah memenuhi standar yang ditetapkan ASTM.&#13;
&#13;
Kata Kunci: papan partikel, tempurung kelapa, resin epoksi, sifat mekanik, sifat fisik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100421</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-13 12:17:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-13 15:11:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>