<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100408">
 <titleInfo>
  <title>MODEL PERSAMAAN KUAT LEKATAN ANTARA NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) DENGAN BETON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Shafira Salsabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penurunan kekuatan pada struktur bangunan dapat disebabkan karena pengaruh lingkungan, umur, desain awal yang kurang baik dan kejadian-kejadian alam seperti gempa. Sehingga dibutuhkan perbaikan dan perkuatan struktur yang dapat dilakukan dengan metode perkuatan menggunakan Fiber Reinforced Polymer (FRP). Namun harganya yang relatif mahal dan proses pembuatannya yang tidak ramah lingkungan karena berbahan dasar glass, carbon dan aramid menjadi salah satu kendala dalam penggunaan FRP. Sehingga muncul sebuah inovasi baru yaitu pemanfaatan serat alam sebagai material dasar komposit yang disebut dengan Natural Fiber Reinforced Polymer (NFRP). NFRP menjadi alternatif karena memiliki modulus elastisitas yang baik dan ramah lingkungan. Salah satu cara perbaikan dan perkuatan pada struktur dilakukan dengan melekatkan material komposit secara eksternal pada permukaan beton menggunakan perekat sehingga dibutuhkan evaluasi mengenai kuat lekatan antara kedua material tersebut. Penelitian mengenai kuat lekatan antara material NFRP dengan beton telah dilakukan oleh Hasan dkk (2021), Saidi dkk (2021a) dan Saidi dkk (2021b). Namun penelitian tersebut hanya berfokus pada melihat perilaku kuat lekatan antara NFRP dengan beton sedangkan persamaan kuat lekatan antara NFRP dengan beton belum didapatkan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah melanjutkan penelitian sebelumnya untuk mendapatkan sebuah persamaan yang dapat memprediksi nilai kuat lekatan antara NFRP dengan beton berdasarkan data-data yang telah diperoleh dari penelitian kuat lekatan tersebut. Persamaan baru merupakan modifikasi dari persamaan yang dikutip dari Diab (2014) menggunakan analisis statistik. Hasil yang diperoleh adalah beberapa koefisien baru yang dikalikan kedalam persamaan awal diantaranya K1 untuk memperhitungkan jenis kerapatan serat yaitu 1 untuk serat rapat dan 0,777 untuk serat tidak rapat. K2 untuk memperhitungkan jenis perekat yaitu 1 untuk epoksi, 0,773 untuk poliester dan 0,391 untuk Thixotropic Epoxy. K3 untuk memperhitungkan jenis serat alam yaitu 1 untuk serat abaka, 0,338 untuk serat sutra dan 0,145 untuk serat nanas. Selain itu juga didapatkan variabel baru yaitu tebal NFRP yang juga dikalikan kedalam persamaan awal dengan bentuk 〖t_f〗^0,6. Sehingga persamaan baru yang diperoleh adalah Pu=〖0,378K〗_1 K_2 K_3 β_b β_L b_f L_e 〖t_f〗^0,6 √(β_a 〖f'〗_c ) yang telah dapat digunakan untuk menghitung nilai kuat lekatan antara NFRP dengan beton.&#13;
&#13;
Kata kunci: beton, NFRP, Pengujian kuat lekatan, persamaan kuat lekatan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100408</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-13 11:08:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-13 12:19:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>