<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100342">
 <titleInfo>
  <title>DOUBLE BURDEN PETANI PEREMPUAN DALAM KELUARGA (STUDI KASUS PADA PETANI PEREMPUAN DESA CUT REUBEE DELIMA KABUPATEN PIDIE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KAMILNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ketimpangan pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah keluarga menimbulkan masalah beban ganda. Penelitian ini dilakukan di Desa Cut Reubee Kecamatan Delima Kabupaten Pidie yang masih menganut sistem patriarkhi yang menyebabkan salah satu pihak di dalam keluarga mengalami beban ganda dalam keluarga khususnya bagi perempuan yang juga bekerja sebagai petani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui strategi petani perempuan dalam mengahadapi realitas beban ganda (double burden) petani perempuan dalam keluarga. Penelitian menggunakan teori nurture yang mengemukakan bahwa perbedaan peran antara laki-laki dan perempuan disebabkan oleh hasil konstruksi sosial-budaya itu sendiri. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentarsi. Informan dalam penelitian ini ditentukan sesuai dengan kriteria tertentu yang disesuaikan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani perempuan Desa Cut Reubee Delima dapat dilihat dari aktivitas yang dilakukan perempuan lebih banyak dibanding laki-laki. Beban ganda mengakibatkan petani Perempuan mengalami berbagai masalah dalam dirinya terutama dalam masalah kesehatan dalam menjalankan peran tersebut. Strategi para petani perempuan dalam mengahadapi beban ganda dalam keluarga adalah mengatur waktu sebijaksana mungkin. Oleh karena itu perlu adanya tindakan tindakan yang nyata dari berbagai pihak untuk meminimalkan diskriminasi gender antara laki-laki dengan perempuan dimulai dengan membangun pola relasi pembagian kerja yang adil dalam keluarga antara laki-laki dan perempuan. &#13;
Kata kunci : beban ganda, Petani perempuan, keluarga  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100342</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-09 21:09:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-10 09:35:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>