<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100298">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, PERILAKU, KECEMASAN DAN DUKUNGAN KELUARGA PADA LANSIA TERKAIT VAKSINASI COVID-19 DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Uswatun Hasanah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Vaksinasi merupakan suatu strategi yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kekebalan dan memutuskan rantai penyebaran COVID-19. Peran keluarga sangat dibutuhkan bagi kelompok resiko tinggi seperti lanjut usia untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku dalam melakukan vaksinasi serta menurunkan kecemasan yang terjadi di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini meggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proportional sampling berjumlah 389 responden di Kota Banda Aceh dengan metode wawancara terpimpin menggunakan tiga instrumen baku yaitu Knowledge, Attitude, and Practice (KAP), Geriatric Anxiety Scale (GAS), dan Development of The Family Support Scale (FSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia di Kota Banda Aceh bersedia melakukan tindakan vaksinasi COVID-19 sebanyak 233 responden (67.4%) dan 127 responden (32.6%) menolak vaksinasi dengan alasan efek samping dan keamanannya buruk (29.3%). Umumnya lansia masih merasakan kekhawatiran terhadap program vaksin (63.0%). Tingkat pengetahuan lansia mengenai penyakit COVID-19 dan vaksinasi COVID-19 di Kota Banda Aceh berada pada kategori rendah (54.5%), tingkat kecemasan lansia selama masa pandemi COVID-19 berada pada kategori kecemasan minimal (76.6%), dengan tingkat dukungan keluarga pada kategori tinggi (45.0%). Disarankan kepada tim pelayanan kesehatan untuk memberikan edukasi terkait keamanan vaksin, baik secara tatap muka maupun melalui media agar meningkatkan penerimaan vaksin pada masyarakat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>VACCINATION - DISEASE CONTROL (COVID 19)</topic>
 </subject>
 <classification>614.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100298</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-08 16:20:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-10 14:59:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>