<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10029">
 <titleInfo>
  <title>PERUBAHAN MAKNA MAHAR (JEULAMEE) PADA RNMASYARAKAT ACEH RN(STUDI KASUS DI KECAMATAN SEUNAGAN, KABUPATEN NAGAN RAYA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marlina Afrian Dewi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Aceh merupakan salah satu suku  yang ada  Indonesia yang bertindak sebagai &#13;
penganut agama Islam. Adat perkawinan di Aceh harus melalui tahap pemberian &#13;
mahar.  Mahar merupakan pemberian wajib yang berupa emas atau barang dari &#13;
mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan sebagai syarat sahnya suatu &#13;
pernikahan. Mahar dinisbatkan pada emas yang diukur dalam satuan mayam. Satu &#13;
mayam emas setara dengan  3,3  gram emas.  Pemberian  jeulamee  harus  melalui &#13;
keluarga antara keluarga pihak mempelai laki-laki dan pihak mempelai  wanita.&#13;
Namun sekarang, makna mahar sering salah di tafsirkan oleh sebagian &#13;
masyarakat. oleh karena itu  peneliti menarik untuk melakukan  Penelitian  yang &#13;
berjudul “ Perubahan Makna Mahar  (Jeulamee)  pada Masyarakat Aceh  (Studi &#13;
kasus di Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya)”.  Penelitian ini bertujuan &#13;
untuk mengetahui  makna mahar pada masyarakat  Seunagan dan mengetahui &#13;
faktor-faktor perubahan  makna mahar  tersebut.  Metodologi  dalam penelitian ini &#13;
menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus,  untuk &#13;
pengumpulan data yang dibutuhkan adalah proses wawancara  mendalam  dan &#13;
observasi.  Teori yang digunakan adalah perspektif simbolik  yang dikembangkan &#13;
oleh  Herbert Blumer  dan teori perubahan sosial yang dikembangkan oleh Herbert &#13;
Spencer. Dari hasil penelitian menunjukkan mahar di Kecamatan Seunagan sangat &#13;
ternilai  harganya,  dan secara sosial mahar sering salah di  maknai oleh sebagian &#13;
masyarakat Seunagan,  menurut pandangan masyarakat,  mahar adalah  suatu  harga &#13;
diri yang dimiliki  oleh seorang wanita,  dan ada kebanggaan tersendiri bagi orang &#13;
tua  jika putri nya di lamar dengan jumlah mahar yang tinggi. Pihak orang tua rela &#13;
banting tulang dalam membiayai anaknya  di universitas  dengan tujuan agar di &#13;
hargai oleh masyarakat.  Faktor terjadinya perubahan makna mahar di sebabkan &#13;
oleh adanya perubahan zaman, yang mendorong masyarakat untuk berfikir secara &#13;
rasional. Status ekonomi keluarga, pendidika n dan pekerjaan seorang wanita yang &#13;
menentukan besaran mahar, dan kecantikan fisik seorang wanita di anggap &#13;
seimbang dengan kekayaan yang dimiliki oleh mempelai pria. &#13;
Kata kunci :  Perubahan, Makna, Mahar.</note>
 <subject authority="">
  <topic>DOWRY</topic>
 </subject>
 <classification>392.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>10029</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-10-23 13:48:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-28 11:38:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>