<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100258">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ISMI KALLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak- Photovoltaic mampu menyerap energi surya dan mengkonversikannya menjadi energi listrik, namun dengan adanya perubahan temperature dan intensitas radiasi matahari optimalisasi penyerapan energi tidak maksimal, maka sebab itu diperlukannya Maximum Power Point Tracking (MPPT) agar PV memberikan daya optimal sesuai dengan karakteristik PV sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan daya yang optimal yang dapat dihasilkan oleh PV melalui multilevel boost converter dengan menghasilkan 5 tegangan keluaran. Irradiance merupakan hal yang sangat mempengaruhi daya yang dapat dihasilkan oleh PV, dapat dilihat pada simulasi dengan kondisi irradiance 1000 W/m2 menghasilkan daya sebesar 5751 Watt dan pada kondisi irradiance W/m2 daya yang dihasilkan sebesar 4578 Watt dan pada kondisi irradiance 500 W/m2 daya yang dihasilkan sebesar 2875 Watt. Optimalisasi daya pada metode perturb &amp; observe yang digunakan pada penelitian ini mampu mencapai 98%-99% pada masing-masing kondisi irradiance. Tegangan keluaran yang dihasilkan oleh multilevel boost converter 5 level pada tiap kondisi irradiance berbeda, yaitu pada saat kondisi 1000 W/m2 tegangan keluaran pada tiap level sebesar 400 Volt, saat kondisi W/m2 tegangan keluaran pada tiap level sebesar 360 Volt, dan saat kondisi W/m2 tegangan keluaran pada tiap level sebesar 280 Volt.&#13;
&#13;
Kata kunci: Photovoltaic, MPPT, efisiensi, multilevel boost converter, Perturb &amp; Observe.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRICITY - SOLAR GENERATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PHOTOVOLTAIC GENERATION</topic>
 </subject>
 <classification>621.312 44</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100258</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-07 17:39:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-08 11:56:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>