<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100223">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DISTRIBUSI TEGANGAN PADA FIKSASI INTERNAL FRAKTUR TIBIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA UNTUK KONDISI BERJALAN DAN NAIK TANGGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FIKRI OKTIANDAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tibia merupakan tulang medial tungkai bawah yang menghubungkan lutut dengan pergelangan kaki. Tibia berfungsi membentuk bagian kerangka kaki, menyangga berat tubuh, menyimpan mineral, dan menghasilkan sel darah merah. Dalam beberapa kasus tibia sering mengalami fraktur, umumnya terjadi akibat aktivitas  yang mempunyai resiko tinggi. Pemulihan fraktur tibia dapat dilakukan dengan fiksasi internal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengamati distribusi tegangan yang terjadi pada fiksasi internal tibia dengan menggunakan metode elemen hingga untuk kondisi berjalan dan naik tangga. Beban yang digunakan merujuk pada berat rata-rata orang Indonesia laki-laki dewasa yaitu 63 kg. Material yang digunakan untuk plate dan screw adalah steinless steel 316. Mesh yang digunakan berjenis tetrahedrons dengan ukuran fine mesh 2 mm. Kondisi contact model antara plate dengan tibia adalah frictional, kemudian antara screw dengan tibia adalah bonded, dan antara tulang pada daerah yang mengalami fraktur yaitu frictional. Hasil analisis tegangan maksimum untuk kondisi berjalan dan naik tangga dengan jenis tegangan von Mises, tegangan geser, dan tegangan normal pada plate menunjukkan lokasi tegangan maksimum paling banyak terdapat pada bagian tengah plate dekat dengan daerah fraktur. Pada screw, tegangan maksimum yang paling banyak terjadi pada screw nomor 3. Kemudian untuk tibia sendiri, tegangan maksimum  terdapat pada bagian untuk lubang screw dan juga pada daerah yang mengalami fraktur.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100223</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-07 10:48:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-07 11:32:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>