<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100201">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAM RELOKASI PUSAT PASAR TRADISIONAL PEUNAYONG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DM MAULIDIA RAHMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Imu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berdasarkan Peraturan Walikota Banda Aceh Nomor 26 Tahun 2017 Pasal 11 ayat 2 Tentang memperhitungkan analisa kondisi sosial ekonomi masyarakat, maka Pemerintah Kota Banda Aceh mengeluarkan kebijakan tata kelola Kota Banda Aceh sebagai upaya pembenahan Pasar Tradisional Peunayong yaitu dengan melakukan relokasi Pasar Tradisional Peunayong ke kawasan Lamdingin. Pasar Peunayong dinilai sudah sangat semrawut sempit, macet, dan kotor tentunya dengan tujuan untuk dibenah serta ditata ulang sebagai kawasan 'heritage' berkonsep 'waterfront city'. Namun realita di lapangan, masih terdapat permasalahan dan kendala ketika implementasi relokasi dilaksanakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi, faktor penghambat, dan upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam relokasi pusat Pasar Tradisional Peunayong. Penelitian ini menggunakan Teori Marille S Grindle dan konsep relokasi pasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam menganalisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam relokasi pusat Pasar Tradisional Peunayong belum berjalan sebagaimana mestinya. Terdapat beberapa faktor yang menjadi hambatan implementasi kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam relokasi Pasar Peunayong meliputi: (1) Kebiasaan masyarakat yang sudah lama terbiasa berbelanja di Pasar Peunayong; (2) Pedagang yang belum beradaptasi dengan lokasi yang baru; (3) Lokasi yang jauh dari pusat kota; (4) fasilitas yang belum memadai sepenuhnya; dan (5) kurangnya pengamanan dari pihak pemkot terhadap beberapa pedagang yang masih berjualan di kawasan Peunayong. Untuk itu diharapkan kepada pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan dari target groups dalam hal ini pedagang khusunya yaitu dengan mendata para pedagang sebagai acuan untuk kemudian pemerintah dapat membangun sarana penunjang yang disesuaikan dengan kebutuhan para pedagang dan mengupayakan agar dapat berperan aktif untuk selalu cepat tanggap atas segala aduan dan saran dari para pedagang demi kenyamanan bersama.&#13;
Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Relokasi Pasar, Kota Banda Aceh&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GOVERNMENT POLICY</topic>
 </subject>
 <classification>320.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100201</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-06 14:11:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-10 15:24:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>