PERBANDINGAN KADAR FECAL CALPROTECTIN PADA PASIEN SIROSIS HATI STADIUM DEKOMPENSATA DENGAN BERBAGAI DERAJAT ENSEFALOPATI HEPATIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBANDINGAN KADAR FECAL CALPROTECTIN PADA PASIEN SIROSIS HATI STADIUM DEKOMPENSATA DENGAN BERBAGAI DERAJAT ENSEFALOPATI HEPATIK


Pengarang

Cut Sri Juita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107601020019

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Dalam / PDDIKTI : 11702

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar Belakang
Sirosis hati stadium dekompensta berhubungan dengan translokasi bakteri dari lumen usus, ini merupakan salah satu kunci dari patogenesis terjadinya ensefalopati hepatik (EH). Fecal Calprotectin (FC) merupakan marker biologi yang diandalkan dari inflamasi di usus.

Tujuan
Tujuan penelitian ini untuk membandingkan kadar FC dalam mendiagnosis waktu dan beratnya derajat EH

Bahan dan Cara
Penelitian ini merupakan suatu studi potong lintang terhadap 38 pasien sirosis hati stadium dekompensata di BLUD RSU Zainoel Abidin periode Januari hingga Mei 2014. Dilakukan penilaian terhadap status demografi, endoskopi dan ultrasonografi abdomen. Pasien dengan diare, perdarahan gastrointestinal, dan sedang mendapat terapi antiplatelet, NSAID, antibiotik dan proton pump inhibitor, sepsis berat di eksklusi. Derajat EH dinilai dengan kriteria west haven dan NCT test dan diklasifikasi dalam berat, ringan dan tidak EH. Sampel feses dikumpulkan untuk diperiksa kadar FC. Hasilnya dianalisa dengan kruskall wallis diikuti analisis post hoc dengan mann-whitney. Batasan kadar FC terhadap derajat EH dianalisis dengan diskriminan.

Hasil
Rata-rata pasien berusia 52,39±9,18 tahun dan 78,9% adalah laki-laki. Etiologi terbanyak penyebab sirosis adalah HBV (68%), dimana konstipasi merupakan pencetus tersering (52%).Kadar FC signifikan meningkat pada EH berat dibandingkan dengan EH ringan dan tidak EH. Median(range) adalah :1659,0 (947,7-2836), 477,7 (12,5-992), and 138 (8,5-343) mg/ml ) kemaknaan (p1068 mg/ml.

Kesimpulan
Kadar Fecal calprotectin meningkat sejalan dengan beratnya derajat EH. FC merupakan test yg menjanjikan dalam diagnosis waktu dan beratnya EH terutama di tempat dengan sumber daya terbatas.

Kata Kunci
Fecal calprotectin, ensefalopati hepatik, sirosis hati

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK