<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100103">
 <titleInfo>
  <title>STUDI FORMASI DAN SIFAT MAGNETIK BATUAN PADA  SINGKAPAN  GEOLOGI   DI DAERAH  JANTHO KABUPATEN  ACEH  BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raihanah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah  dilakukan   penelitian   tentang  studi  formasi dan  sifat  magnetik   batuan pada  singkapan   geologi   di  daerah   Jantho   Kabupaten   Aceh   Besar,  Penelitian  ini bertujuan  untuk   mengetahui  keadaan  stratigrafi  dan  geomorfologi   di daerah  Jantho serta   untuk  mengetahui   sifat  magnetik   pada   formasi   batuan,  yaitu   suseptibilitas magnetik    permukaan.    Metode    yang    digunakan    adalah    metode    kompas    yaitu mengukur  strike  dan dip suatu  singkapan  serta menggunakan   suscptibilitas   magnetik meter   untuk  mengukur   sifat  rnagnetik  baruan dan   analisa  dilaboratorium    untuk menentukan  jenis batuannya.  Hasil dari penelitian  ini menunjukkan   bentuk stratigrafi batuan,   dimana   pembagian   satuan   batuan   pada   daerah   Jantho    berdasarkan    pada kesamaan   kenampakan   ciri  fisik  batuan  di  lapangan   dan diperoleh  empat  satuan, terdiri  dari  satuan  batugamping   pasiran   Seulimeum,   satuan   batupasir   Seulimeum, satuan  batupasir  indrapuri  dan  endapan  aluvial.  Selanjutnya   dari  data  suseptibilitas&#13;
magnetik  didapati  anomali  dengan  nilai  suseptibilitas   maksimum   (6,4  x  10-3  -    9,6 x 10-3)  yang  terkonsentrasi   dibagian   tengah   lokasi  penelitian.   yang  menunjukkan tinggi kandungan  logam pada lokasi tersebut.  Dari hasil tersebut  menunjukkan   bahwa metode  yang digunaan  cukup efektif dilakukan  dalam penelitian  ini.&#13;
&#13;
Kata   Kunci   :  Formasi   batuan,   strike,  dip,  suseptibilitas    magnetik   ,  geomorfologi, stratigrafi.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GEOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ROCKS</topic>
 </subject>
 <classification>552</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100103</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-31 11:51:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-31 14:26:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>