PENGARUH PERBEDAAN SALINITAS TERHADAP PRODUKTIVITAS INDUK IKAN NILA MERAH OREOCHROMIS SP.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PERBEDAAN SALINITAS TERHADAP PRODUKTIVITAS INDUK IKAN NILA MERAH OREOCHROMIS SP.)


Pengarang

Suri Purnama Febri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0508105010025

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.31

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

lkan nila merah merupakan salah satu komoditas yang memiliki potensi ekonomis untuk dibudidayakan di lahan pesisir atau tambak karena ikan ini bersifat eurihaline yaitu dapat dikembangkan diberbagai jenis perairan mulai air tawar sampai laut. Salinitas berdampak pada jumlah induk yang memijah dan jumlah telur yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan efek salinitas yang berbeda terhadap tingkat produktivitas induk ikan nila merah (Oreochromis sp.). Produktivitas diukur dari jumlah induk betina memijah, jumlah telur, fekunditas relatif, fertilisasi, daya tetas telur dan diameter telur pada tingkat salinitas yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental laboratorium yaitu untuk rnelihat pengaruh salinitas terhadap produktivitas induk ikan nila merah dalam perbedaan rataan antara ketiga perlakuan. Perlakuan tersebut adalah A (air tawar 0 ppt) , B (air payau 15 ppt) dan C (air laut 30 ppt). Induk ikan nila merah diteliti sebanyak 675 ekor yaitu 225 ekor jantan dan 450 ekor betina dengan berat sekitar 200-400 gr/ekor Sementara faktor seperti temperatur dan jenis pakan dijaga konstan atau tidak berubah Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah induk memijah dan jumlah telur yang dihasilkan induk betina antar perlakuan berbeda nyata (p < 0,05). Induk ikan nila merah mampu memijah sebanyak 77% pada lingkungan air tawar. Sementara untuk lingkungan air payau dan air laut sebanyak 41 % dan 0%. Kemudian, rata- rata fekunditas relatifinduk ikan nila merah pada air tawar sebesar 4.57 telur/gram, pada air payau sebesar 4.22 telur/gram dan pada air laut tidak memijah. Basil penelitian juga menunjukkan bahwa fertilisasi, daya teras telur dan diameter telur tidak berbeda nyata antar perlakuan (P > 0,05).

Kata Kunci : induk Oreochoromis sp , reproduksi, salinitas
















Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK