<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100041">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN HASIL PERBANDINGAN UJI TARIK PADA MESIN MINI TENSILE KAPASITAS 10 KN DAN MESIN TENSILE KOMERSIL KAPASITAS 100 KN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD RAFIF FIRHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem pengukuran bertujuan untuk menghubungkan antara pengamat dan proses melalui penyajian data atau nilai yang terukur dari suatu variabel. Data input dari suatu sistem pengukuran adalah nilai asli variabel, sedangkan output sistem pengukuran adalah nilai ukur variabel yang akan sampai kepada seorang pengamat. Pada penelitian ini sistem pengukuran dilakukan dengan melakukan uji tarik aluminium 6061 dan aluminium 5083 dengan alat ukur load cell dan potensiometer pada mesin mini tensile kapasitas 10 kN. Tingkat keakurasian pada alat ukur load cell ini sangat baik, dapat dilihat dari nilai akurasi nya yaitu R2 = 0,9998, dan juga tingkat akurasi yang baik pada alat ukur potensiometer dengan nilai akurasi yaitu R2 = 0,989. Hasil uji tarik dari dua jenis aluminium yaitu aluminium 6061 dan aluminium 5083 yang menggunakan dua jenis mesin tensile yaitu mesin mini tensile dan mesin tensile komersil juga didapatkan nilai dari sifat mekanik kedua aluminium yang nilai deviasi nya relatif rendah. Pada aluminium 6061 nilai deviasi dari nilai ultimate tensile strength sebesar 3,02 % dan nilai deviasi dari modulus young sebesar 13,7 %. Sedangkan pada aluminium 5083 nilai deviasi dari nilai ultimate tensile strength sebesar 4,2 % dan nilai deviasi dari modulus young sebesar 15,5 %. Dapat di ambil kesimpulan bahwasanya mesin mini tensile ini mempunyai tingkat keakuratan yang baik.&#13;
&#13;
Kata kunci: Sistem pengukuran, Uji Tarik, Load Cell, Potensiometer, Mesin Mini tensile</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100041</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-27 10:47:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-27 11:04:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>