<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100028">
 <titleInfo>
  <title>DISTRIBUSI FREKUENSI KEHILANGAN GIGI DAN PEMAKAIAN GIGI TIRUAN  PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER, ILMU KEPERAWATAN, ILMU PSIKOLOGI, DAN PENDIDIKAN DOKTER GIGI)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>QATRUNNADA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteraan Gigi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kehilangan gigi adalah keadaan dimana terlepasnya satu atau lebih gigi dari soketnya yang sangat tidak diinginkan karena dinilai berdampak buruk pada banyak aspek kehidupan manusia terutama mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi kehilangan gigi dan pemakaian gigi tiruan pada mahasiswa program studi Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan, Ilmu Psikologi, dan Pendidikan Dokter Gigi Universitas Syiah Kuala. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan Cross-Sectional. Total subjek dalam penelitian ini sebanyak 114 orang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner online (Google Form) diberikan kepada subjek penelitian melalui media sosial. Hasil penelitian menggunakan analisis univariat yang menunjukkan bahwa mahasiswa yang kehilangan gigi dan tidak memakai gigi tiruan berjumlah 105 mahasiswa (92,1%) dan hanya 9 mahasiswa (7,9%) yang memakai gigi tiruan. Berdasarkan jumlah kehilangan gigi, mahasiswa yang kehilangan &lt; 3 gigi berjumlah 85 mahasiswa (74,6%) dan mahasiswa yang kehilangan ≥ 3 gigi berjumlah 29 mahasiswa (25,4%). Berdasarkan jenis gigi tiruan yang dipakai, 6 mahasiswa (66,7%) memakai GTC dan 3 mahasiswa (33,3%) meggunakan GTSL. Kesimpulan pada penelitian ini mayoritas Mahasiswa Universitas Syiah Kuala program studi Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan, Ilmu Psikologi, dan Pendidikan Dokter Gigi Universitas Syiah Kuala mengalami kehilangan gigi tetapi tidak memakai gigi tiruan, mayoritas subjek kehilangan &lt; 3 gigi, dan mayoritas subjek yang memakai gigi tiruan memilih GTC.&#13;
Kata Kunci: Kehilangan Gigi, Gigi Tiruan, Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Frekuensi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100028</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-25 14:02:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-25 14:19:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>