<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100009">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MEKANISME KOPING PADA PASIEN ULKUS DIABETIK DI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ikhsan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ulkus diabetik dapat menyebabkan dampak negatif pada psikologis penderitanya, dalam menanggulangi masalah tersebut dibutuhkan mekanisme koping yang adaptif agar lebih baik dalam menghadapi masalah yang dideritanya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kemampuan memecahkan masalah, keyakinan, dukungan sosial, keterampilan sosial, pendapatan terhadap mekanisme koping dan melihat determinan yang paling berpengaruh. Desain dalam penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross-sectional, metode sampling dengan purposive sampling sebanyak 116 responden. Instrumen yang digunakan adalah Coping Scale Questionnaire (CSQ), Problem Solving Confident Questionnaire (PSCQ), General Self-Efficacy Scale (GES), Multidimensional Scale of Perceived Social Support dan Kuesioner Keterampilan Sosial. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square test dan regresi logistic dengan metode stepwise. Hasil analisis deskriptif diketahui bahwa 79 responden (68,1%) memiliki mekanisme koping yang adaptif. Pada uji bivariat didapatkan keyakinan (p=0,036), kemampuan memecahkan masalah (p=0,001), dukungan sosial (p=0,004), keterampilan sosial (p=0,001), dan pendapatan (p=0,004) yaitu semua faktor mempunyai korelasi terhadap mekanisme koping. Hasil analisis multivariat ditemukan faktor kemampuan memecahkan masalah berhubungan dengan mekanisme koping pada pasien ulkus diabetik (p=0,003; OR=4,465). Dapat disimpulkan kemampuan memecahkan masalah, keyakinan, dukungan sosial, keterampilan sosial, pendapatan mempunyai hubungan terhadap mekanisme koping dan faktor yang determinan adalah kemampuan memecahkan masalah. Disarankan perlunya peningkatan kemampuan memecahkan masalah, keyakinan, dukungan dan keterampilan sosial agar mendapatkan mekanisme koping yang adaptif dalam menjalani perawatan ulkus diabetik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.462 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100009</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-24 00:03:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-24 10:19:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>