Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PEMETAAN PATAHAN KOTA SABANG DAN KESESUAIAN PENGGUNAAN LAHANNYA

ARIFAH SYAHIIRAH

Pulau Sumatera merupakan wilayah dengan aktivitas tektonik yang tinggi akibat pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Salah satu struktur tektonik utama di wilayah ini adalah Patahan Besar Sumatera (Great Sumateran Fault), yang memiliki banyak segmen aktif, termasuk segmen Seulimeum yang melintasi Pulau Weh. Aktivitas tektonik ini menjadikan wilayah Kota Sabang memiliki potensi gempa yang tinggi, namun hingga kini belum sepenuhnya diakomodasi dalam dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RT…

ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RT…

MUTIA SARI

Perubahan penggunaan lahan merupakan fenomena yang tidak terhindarkan seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia terhadap ruang, terutama di kawasan perkotaan. Kota Sabang, yang terletak di ujung barat Indonesia dengan luas wilayah 12.214 ha, mengalami pertumbuhan penduduk cukup pesat dari 30.653 jiwa pada tahun 2010 menjadi 42.867 jiwa pada tahun 2022 dengan rata-rata pertumbuhan 3,32% per tahun. Pertumbuhan ini menimbulkan tekanan terhadap lahan, yang memicu terjadinya alih fungsi dari k…

ANALISIS PERBANDINGAN ORTHOMOSAIK HASIL FOTO UDARARNMENGGUNAKAN CONTROLLED DA…

MONA ALFISA

Kemajuan teknologi geospasial, khususnya penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV), telah menjadi invasi penting dalam mendukung pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Teknologi ini memungkinkan proses pemetaan dilakukan dengan lebih cepat, hemat biaya, dan memiliki tingkat ketelitian yang tinggi dibandingkan metode konvensional. UAV mampu menjangkau area yang luas dan sulit diakses, serta menghasilkan data spasial yang sangat rinci. Data ini sangat berguna untuk mengenali kondisi …

PEMETAAN LAHAN SAWIT EKSISTING MENGGUNAKAN METODE VISUAL ON SCREEN PADA CITRA…

M. Raju Mulya

Pemenuhan kebutuhan lahan perkebunan yang terus meningkat sering kali tidak diiringi dengan pertambahan lahan, sehingga banyak pemanfaatan lahan yang dibuat hanya berdasarkan kepentingan untuk memenuhi kebutuhan lahan perkebunan dan melupakan ketentuan penggunaan lahan yang telah diatur dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Produksi lahan kelapa sawit yang terus naik dan luasan kebun kelapa sawit juga semakin besar dapat mengakibatkan hilangnya keanekaragaman hayati yang akan mem…

ANALISIS KEKRITISAN LAHAN DENGAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) …

Ismawan

Sungai Krueng Aceh merupakan sumber air utama bagi penduduk Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar area sekitar Krueng Aceh juga memiliki lahan yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga pengelolaannya harus tepat agar produktivitas lahan tidak menurun salah satu penyebab penurunan produktivitas adalah kekritisan lahan. Lahan kritis adalah kondisi lahan yang telah mengalami penurunan fungsi dalam kemampuan maupun kualitas atau lahan yang telah mengalami kerusakan fisika, k…

PENGGUNAAN METODE DEEP LEARNING UNTUKRNKLASIFIKASI TUTUPAN LAHAN DENGAN CITRA…

ONA ATMARIZONA DESKA

Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu kabupaten yang ada di aceh, memiliki luas wilayah 290.350 ha Aceh Besar juga memiliki potensi di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, kelautan dan perikanan. Aceh Besar terdiri dari 23 Kecamatan salah satunya adalah Kecamatan Ingin Jaya. Kecamatan Ingin Jaya dengan Ibukota Kecamatan Lambaro memiliki luas wilayah sebesar 2.434 ha (BPS, 2021). Kecamatan Ingin Jaya merupakan wilayah pengembangan, definisi wilayah pengembangan merupakan wilayah …

ANALISIS DAN LAJU PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KOTA SABANG PERIODE 2008 - 20…

Sotdiq Diki Darmawan

Perubahan penggunaan lahan merupakan kegiatan yang berlangsung dipermukaan bumi yang biasanya tidak secara langsung tampak dari citra. Kota Sabang merupakan salah satu kota yang mengalami perubahan penggunaan lahan yang di sebabkan oleh beberapa seperti faktor pertambahan penduduk, perkembangan industri, urbanisasi, perkembangan infrastruktur jalan, dan kebijakan pemerintah serta bencana alam. Penggunaan lahan perkotaan menjadi salah satu faktor yang sangat penting dalam memulai perencanaan …

PEMETAAN ATRIBUT KEBUN KOPI (COFFEA SP.) EKSISTING DAN POTENSI BERDASARKAN TO…

DIKA YUDITIRA

Tanaman kopi merupakan tanaman perkebunan yang sejak lama sudah dibudidayakan di Indonesia. Ada dua spesies tanaman kopi yang dikenal secara umum dan dibudidayakan oleh masyarakat Aceh yaitu kopi Arabika (Coffea arabica) dan kopi Robusta (Coffea canephora). Kopi jenis arabika banyak ditanam di dataran tinggi. Sedangkan jenis kopi robusta banyak ditanam oleh masyarakat di dataran rendah. Berdasarkan data Badan pusat Statistik Kabupaten Bener Meriah (2024) komoditas unggulan Kabupaten Bener Mer…

PEMETAAN ATRIBUT DAN SEBARAN KEBUN KOPI (COFFEA SP) EKSISTING UNTUK POTENSI P…

Jorgi Mikentona

Kabupaten Gayo Lues merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Aceh yang terbentuk dari hasil pemekaran Kabupaten Aceh Tenggara dengan Dasar Hukum Undang Undang No.4 Tahun 2002. Kabupaten Gayo Lues memiliki kawasan lindung dengan luas 4.256,91 Km2 dan kawasan budidaya seluas 1.292,79 Km2 . Menurut Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJDP) tahun 2005-2025 Kabupaten Gayo Lues sangat strategis untuk dibangun dan dikembangkan menjadi salah satu kabupaten yang menjadi tempat pr…

APLIKASI TOPOGRAPHIC POSITION INDEX UNTUK INTERPRETASI BENTUK LAHAN BERDASARK…

M. Radhi Naufal

Informasi mengenai sebaran kelas bentuk lahan pada suatu wilayah merupakan hal yang penting untuk diketahui terutama untuk menentukan arah pengembangan wilayah sesuai dengan bentuk lahan itu sendiri. Informasi mengenai sebaran kelas bentuk lahan di Kota Bukittinggi umumnya belum tersedia secara keseluruhan, dan membutuhkan waktu, biaya dan tenaga yang cukup tinggi dalam memperolehnya. Maka dari itu dilakukan penelitian dalam menentukan kelas bentuk lahan menggunakan metode topographic positio…




    SERVICES DESK