Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PERUBAHAN MORFOLOGI DAN MORFOMETRI OVARIUM DAN UTERUS KELINCI NEW ZEALAND WHI…

RAIHANUL EFENDI

Penggunaan ekstrak pituitari sapi (EPS) sebagai preparat alternatif pengganti hormon dalam induksi superovulasi dinilai lebih ekonomis dibandingkan penggunaan hormon sintetik. Keberhasilan superovulasi menggunaan EPS salah satunya dapat diketahui berdasarkan perubahan morfologi dan morfometri ovarium dan uterus yang seiring dengan perubahan konsentrasi hormon estrogen dan progesteron akibat meningkatnya jumlah folikel dan corpus luteum (CL). Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan morfo…

PENGARUH AKTIVITAS FISIK SWIMMING EXERCISE TERHADAP KONSENTRASI PROTEIN MARKE…

Oktalia Sabrida

Preklampsia (PE) merupakan kehamilan komplikasi yang mengancam jiwa ibu dan janin. Konsentrasi soluble fms-like tyrosine kinase 1 (sFlt-1), pentraxin 3 (PTX3), chorionic gonadotropin beta (B-CG), dan kortisol yang tinggi selama kehamilan kemungkinan memiliki peran dalam patofisiologi PE. Swimming Exercise (SE) merupakan salah satu aktivitas fisik yang direkomendasikan untuk ibu hamil karena memiliki risiko minimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis interaksi antara kondisi (norm…

  • Prodi Doktor Matematika dan Aplikasi Sains (S3), Banda Aceh - 2023
  • Baca Selengkapnya

KONSENTRASI HORMON ESTROGEN KELINCI NEW ZEALAND WHITE SETELAH DISUPEROVULASI …

ZAHRA SHAFA HUDZAIFA

Superovulasi menggunakan follicle stimulating hormone (FSH) dapat memengaruhi konsentrasi estrogen akibat terjadinya perkembangan dan peningkatan jumlah folikel pada ovarium. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan konsentrasi hormon estrogen pada kelinci New Zealand White (NZW) yang diinjeksi superovulasi dengan FSH dan human chorionic gonadotropin (hCG). Dalam penelitian ini digunakan enam kelinci NZW betina dan satu ekor kelinci lokal jantan. Kelinci NZW betina yang digunakan memilik…

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK PITUITARI SAPI TERHADAP KONSENTRASI FSH DAN LH PAD…

Nailul Rahmi

Superovulasi dengan injeksi ekstrak pituitari sapi (EPS) terhadap konsentrasi hormon follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH) pada kelinci New Zealand White (NZW) belum pernah dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi FSH dan LH kelinci NZW yang diinduksi EPS. Sampel yang digunakan yaitu enam ekor kelinci NZW betina dan satu ekor kelinci NZW jantan dengan kriteria berumur 1,5-2 tahun dengan bobot badan 2-3 kg, kelinci dibagi menjadi dua kelompok …

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK PITUITARI SAPI UNTUK INDUKSI SUPEROVULASI TERHADAP…

Nur Salimah

Efektifitas ekstrak pituitari sapi (EPS) sebagai preparat alternatif pengganti hormon dalam superovulasi dapat diketahui berdasarkan pengukuran konsentrasi follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH). Penelitian ini bertujuan mengetahui efek induksi superovulasi menggunakan EPS terhadap peningkatan konsentrasi FSH dan LH pada kelinci lokal. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6 ekor kelinci lokal betina dan 1 ekor kelinci lokal jantan berumur 1,5-2 tahun deng…

PERUBAHAN MORFOLOGI DAN MORFOMETRI OVARIUM DAN UTERUS KELINCI LOKAL YANG DIIN…

Muhammad Iqbal

Ekstrak pituitari sapi (EPS) dapat digunakan sebagai preparat alternatif pengganti pregnant mare serum gonadotropin (PMSG) dan follicle stimulating hormone (FSH) untuk induksi superovulasi. Keberhasilan induksi superovulasi menggunakan EPS salah satunya dapat diketahui dari perubahan morfologi dan morfometri ovarium dan uterus hewan yang disuperovulasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan morfologi dan morfometri ovarium dan kornua uteri kelinci lokal setelah diinduksi superovulasi …

MORFOLOGI DAN MORFOMETRI OVARIUM DAN UTERUS KELINCI LOKAL YANG DIINDUKSI SUPE…

Putroe Hayatun Nufus

MORFOLOGI DAN MORFOMETRI OVARIUM DAN UTERUS KELINCI LOKAL YANG DIINDUKSI SUPEROVULASI DENGAN FOLLICLE STIMULATING HORMONE (FSH) ABSTRAK Induksi superovulasi menggunakan follicle stimulating hormone (FSH) dapat berdampak terhadap perubahan morfologi dan morfometri ovarium dan uterus akibat peningkatan hormon estrogen dan progesteron. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan morfologi dan morfometri ovarium dan uterus kelinci lokal yang diamati secara makroskopis dan mikroskopis setela…

DETEKSI HORMON ESTROGEN DENGAN METODE ELISA PADA KUDA GAYO BETINA YANG DIPELI…

Nurul Muthmainnah

Estrogen merupakan hormon steroid yang merangsang timbulnya gejala estrus pada hewan betina. Salah satu faktor yang memengaruhi tampilan estrus adalah sistem pemeliharaan terutama cara pemberian pakan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar estrogen pada periode estrus kuda gayo betina yang dipelihara secara konvensional dan non konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian observasi menggunakan enam ekor kuda gayo betina yang dibagi atas dua kelompok perlakuan, yaitu kuda gayo betina …

IDENTIFIKASI JARINGAN IKAT KOLAGEN TIPE III PADA OTOT LONGISSIMUS DORSI DAN S…

Muhammad Azri Miraza

Jaringan ikat kolagen tipe III merupakan salah satu tipe jaringan ikat kolagen yang dapat ditemukan pada dua jenis pembungkus otot, yaitu perimisium dan endomisium. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membandingkan kandungan jaringan ikat kolagen tipe III pada dua jenis otot longissimus dorsi dan semitendinosus sapi BX. Sampel yang digunakan yaitu otot longissimus dorsi dan semitendinosus dari tiga ekor sapi BX jantan dewasa dengan bobot badan 300-400 kg dan body condition sco…

KEDUDUKAN NOTARIS DALAM SUBROGASI HAK TANGGUNGAN KONVERSI BANK KONVENSIONAL K…

Nana Mulyana

Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia memberikan arahan kepada Ikatan Notaris Aceh, bahwa pengalihan hutang berdasarkan transaksi non-syariah menjadi transaksi syariah tidak dapat dilakukan dengan skema subrogasi. Sedangkan Dewan Syariah Nasional menyatakan bahwa, subrogasi berdasarkan prinsip syariah untuk konversi nasabah kredit bank konvensional menjadi nasabah pembiayaan bank syariah dapat dilakukan dengan merujuk pada Fatwa DSN MUI Nomor 104/DSN-MUI/IX/2016 tentang Subroga…




    SERVICES DESK