Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

KAJI EKSPERIMENTAL PERILAKU REDUKSI BRIKET CAMPURAN BIJIH BESI DAN BATUBARA D…

MUSTHAFA AR RIFQI NASUTION

Kebutuhan baja di Indonesia sejatinya selalu meningkat setiap tahunnya dan pada tahun 2021 tercatat kebutuhan baja di Indonesia mencapai 15,9 juta ton. Baja didapatkan dengan cara mengolah besi. Salah metode yang dikenal dalam memproduksi besi adalah dengan mereduksi langsung bijih besi pada temperatur di bawah titik lebur besi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh campuran batubara serta variasi temperatur terhadap penurunan massa dan konstanta laju reduksi b…

ANALISIS PERFORMANSI KOMPRESOR UDARA SENTRIFUGAL 61-101-J DENGAN KAPASITAS 60…

MUHAMMAD RAJA KHAMAINI

Kompresor merupakan alat termodinamika yang berfungsi untuk memampatkan udara sehingga mencapai tekanan tertentu. Tekanan yang dicapai biasanya lebih tinggi dari tekanan udara lingkungan (1 atm). Kompresor yang digunakan pada PT. Pupuk Iskandar Muda merupakan kompresor udara sentrifugal 4 tingkat yang berfungsi sebagai penyuplai udara proses, udara anti korosi pada pabrik urea serta kebutuhan udara instrument, bagging dan lainnya. Berdasarkan studi lapangan yang telah dilakukan di PT. Pupuk I…

ANALISA TERMODINAMIKA UNJUK KERJA TURBIN GAS PADA PT PLN (PERSERO) UPK BELAWA…

FITRA ILHAM RAMAFUNNA

PLTG sering mengalami perubahan beban untuk memenuhi kebutuhan daya listrik yang berubah-ubah sewaktu-waktu, tergantung dari permintaan konsumen. Beban PLTG yang berubah-ubah akan berpengaruh terhadap kinerja dari tiap-tiap komponennya antara lain turbin, combustion chamber, dan generator. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan beban siklus terhadap performa sistem pembangkit yang berdaya maksimal 120 MW dengan menggunakan metode analisis termodinamika serta anali…

ANALISA EKSERGI PADA ALAT RECOVERY PANAS TERMOELEKTRIK DENGAN SUMBER PANAS GA…

YUDHA PRATAMA

Motor bakar merupakan mesin yang mengubah energi termal untuk melakukan kerja mekanik yang memiliki efisiensi sekitar 35-40% tergantung pada jenis dan kondisi operasi mesin. Ini berarti sekitar 60-65% energi terbuang, sebagian besar terbuang dalam bentuk panas (melalui proses pendinginan dan gas buang) dan gesekan. Sistem recovery generator termoelektrik dapat digunakan untuk mengekstrak panas gas buang yang mempunyai potensi sehingga meningkatkan efesiensi motor bakar secara tidak langsung. …


    SERVICES DESK