Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



ANALISIS DAN PERBANDINGAN DAYA DUKUNG JALAN TAMBANG KONVENSIONAL DI PT AGRABU…

RAMA AYUNI

Penelitian ini menganalisis daya dukung jalan tambang konvensional dan membandingkannya dengan jalan berbahan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai alternatif material perkerasan. Permasalahan jalan tambang konvensional terletak pada instabilitas dan sensitivitas terhadap air yang menyebabkan degradasi kualitas dan daya dukung jalan. Penelitian dilakukan di lokasi tambang batubara PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) dan tambang mineral KSU Tiega Manggis, dengan pembanding jalan FABA PT Bara Energi…

ANALISIS DAN PERBANDINGAN DAYA DUKUNG JALAN TAMBANG KONVENSIONAL DAN JALAN TA…

Natasya Aulia Putri

Batubara masih menjadi komoditas unggulan, sementara jalan tambang berperan krusial sebagai penghubung di area pertambangan. Desain dan konstruksi jalan tambang yang tidak optimal dapat menurunkan kinerja alat angkut, meningkatkan biaya operasional, serta meningkatkan risiko keselamatan kerja. Salah satu inovasi dalam konstruksi jalan tambang adalah pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), limbah padat dari pembakaran batubara di PLTU, yang volumenya diperkirakan mencapai 15,3 juta ton pada…

ANALISI KEBUTUHAN HYDRANT SEBAGAI ALAT PEMADAM KEBAKARAN PADA TANGKI MARINE F…

MUHAMMAD SYAUQAN

Industri minyak dan gas adalah industri yang sangat rentan terhadap kebakaran atau ledakan. Oleh karena itu, keberadaan kilang minyak di industri migas tergolong major hazard installation. Major hazard installation adalah serangkaian proses penyimpanan, pengolahan dan penggunaan yang memungkinkan terjadinya major accident seperti kebakaran, kebocoran, atau ledakan. Penting menerapkan sistem keamanan di dalam industri tersebut, salah satunya adalah dengan pemasangan hydrant. Penelitian ini ber…

EVALUASI KINERJA FIX CRUSHER FC03 UNTUK MEMENUHI TARGET PRODUKSI PADA PT MIFA…

MUHAMMAD ZIYAD AL-ASHRI

PT Mifa Bersaudara merupakan perusahaan yang bergerak di pengolahan batubara. Permasalahan yang terjadi di tempat pengolahan batubara PT Mifa Bersaudara dibagian Fix Crusher FC03 sering terjadinya tidak sesuai hasil produksi dengan kapasitas kinerja crusher dikarenakan kemampuan alat sanggup mengolah 1.000 ton/jam namun data yang didapat di lapangan hanya mencapai 846 ton/jam dan pada tanggal 1 Juni-30 Juni data lapangan (aktual) hanya mencapai 314.508 ton sedangkan data plan perusahaan untuk…

ANALISIS PERFORMA FIX CRUSHER 01 (FC 01) UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI PERIO…

Muhammad Thariqul Haq

Coal Crushing Plant (CCP) merupakan komponen utama dalam pengolahan batubara karena komponen ini merupakan salah satu penentu dari kualitas produk batubara yang dihasilkan. Proses peremukan batubara dilakukan guna mencapai ukuran batubara yang sesuai dengan ukuran yang diinginkan oleh konsumen. PT Mifa Bersaudara memiliki 4 unit rangkaian alat crusher (crushing plant) yaitu FC01, FC02, FC03 dan mobile crusher yang tiap unitnya menghasilkan ukuran produk lumpy dan fine coal. PT Mifa…

ANALISIS RISIKO KECELAKAAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) MENGGUNAKANRNMETODE HIRAR…

Rafiul akbar

Bendungan keureuto merupakan salah satu bendungan terbesar di sumatera yang dibangun sebagai upaya mewujudkan ketahanan air dan kedaulatan pangan di aceh. Dalam proses pembangunan bendungan ada beberapa tahap pekerjaan yang dapat menimbulkan potensi risiko kecelakaan dan kesehatan kerja, seperti pada proses penambangan material timbunan dan proses penimbunan main dam, yang disebabkan oleh tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman. Untuk mencegah dan mengurangi risiko kecelakaan yang ti…

PERENCANAAN DAN PENJADWALAN PRODUKSI TAMBANG BATUBARA RNDI PT XYZ SITE MEULAB…

Ichsan kelda

PT Quantus Contractor and Management Services merupakan sebuah perusahaan kontraktor dan manajemen servis yang kini tengah melaksanakan sebuah proyek penambangan batubara di PT XYZ site Meulaboh, Aceh Barat yang masih berada dalam tahap development. Oleh karena itu, PT XYZ memerlukan sebuah perencanaan dan penjadwalan produksi tambang guna mempermudah tahapan produksi cadangan pada endapan guna memenuhi target produksi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat perencanaan dan penj…

PEMANFAATAN LUMPUR LIMBAH TAMBANG BATUBARA DAN FLY ASH – BOTTOM ASH PEMBANG…

ROFI ALKHAIRI

Salah satu limbah dari industri pertambangan batubara adalah lumpur (sludge). Lumpur dapat diperoleh dari kolam pengendapan (settling pond) atau dari front penambangan dan keluaran crusher. Selain itu, juga terdapat limbah lainnya dari proses pembakaran batubara yakni Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). Pada penelitian ini limbah pertambangan tersebut dimanfaatnkan dengan metode solidifikasi dan stabilitasi agar dapat menurunkan mobilitas dan kelarutan pencemaran dalam limbah ke lingkungan. Pada p…

PRARANCANGAN PABRIK DIRECT REDUCITON IRON DARI MINERAL HEMATITE BERBASIS PADA…

Raihan Nanda Pratama

Prarancangan pabrik Direct Reduction Iron menggunakan bahan baku Hematite dan Batu kapur sebagai bahan baku. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu dengan melibatkan proses reduksi berbasis padatan. Kapasitas produksi sebesar 200.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan waktu 24 jam/hari. Pabrik ini direncanakan dibangun di daerah Desa Ie Merah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Indonesia, dengan luas area pabrik 19.280 m2. Bentuk perusahaan y…

PRARANCANGAN PABRIK DIRECT REDUCTION IRON DARI MINERAL HEMATITE BERBASIS PADA…

Ilham Ridho Abdilah

Prarancangan pabrik Direct Reduction Iron menggunakan bahan baku Hematite dan Batu kapur sebagai bahan baku. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu dengan melibatkan proses reduksi berbasis padatan. Kapasitas produksi sebesar 200.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan waktu 24 jam/hari. Pabrik ini direncanakan dibangun di daerah Desa Ie Merah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Indonesia, dengan luas area pabrik 19.280 m2. Bentuk perusahaan y…




    SERVICES DESK