Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



TINGKAT SERANGAN KUTU KEBUL (BEMISIA TABACI) PADA BEBERAPA VARIETAS TANAMAN U…

Evi Anggraini

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan salah satu produk pertanian Indonesia yang potensial untuk dijadikan alternatif makanan pokok, bahan baku industri dan makanan ternak. Ubi jalar termasuk komoditas sumber karbohidrat utama setelah padi, jagung dan ubi kayu, selain karbohidrat sebagai kandungan utamanya, ubi jalar mengandung vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, protein, lemak, kalsium, fosfor, zat besi, mineral, fitokimia dan serat. Bemisia tabaci merupakan salah satu hama pent…

KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ)…

WULAN SUKMA DEWI

Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan yang memiliki peranan penting dalam membangun perekonomian Indonesia. Keanekaragaman arthropoda di perkebunan kelapa sawit berfungsi penting dalam ekosistem, baik sebagai penyerbuk, predator, dekomposer dan parasitoid. Perbedaan fase pertumbuhan tanaman diduga mempengaruhi komposisi, kelimpahan, serta stabilitas kelompok arthropoda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga pada pe…

AKTIVITAS LEBAH MADU APIS CERANA DAN APIS MELLIFERA SEBAGAI PENYERBUK TANAMA…

Muhammad Haikal

Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan bernilai ekonomis tinggi di Indonesia, dengan kopi arabika (Coffea arabica L.) menjadi jenis unggulan yang dibudidayakan terutama di dataran tinggi. Kabupaten Bener Meriah di Provinsi Aceh merupakan salah satu daerah penghasil utama kopi arabika, dengan luas lahan perkebunan mencapai 36.000 hektar. Untuk meningkatkan hasil produksi kopi, pemanfaatan layanan jasa ekosistem berupa penyerbukan oleh serangga, khususnya lebah madu, sangat diperlukan. …

KEANEKARAGAMAN SERANGGA PADA LAHAN KOPI YANG DIINTEGRASIKAN DAN TANPA INTEGRA…

Saelvia Arvaini

Tanaman kopi merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, khususnya di Aceh yang terkenal dengan kopi Gayo. Dalam budidayanya, tanaman kopi dapat dikombinasikan dengan tanaman lain seperti kakao untuk menciptakan sistem tanam terintegrasi. Sistem ini diyakini mampu menciptakan lingkungan yang lebih kompleks dan berpotensi memengaruhi keanekaragaman hayati, termasuk komunitas serangga. Serangga memiliki peran penting dalam ekosistem pertanian, baik seb…

KEANEKARAGAMAN SERANGGA PERMUKAAN TANAH PADA TANAMAN UBI JALAR…

NUR MAULIDIAH

Serangga permukaan tanah merupakan jenis dari serangga yang seluruh atau sebagian hidupnya ditemukan di permukaan tanah. Serangga permukaan tanah menjadi bagian penting dalam suatu ekosistem atau habitat. Keberadaan serangga permukaan tanah dalam suatu agroekosistem dipengaruhi oleh kondisi habitat, seperti iklim, ketebalan serasah, kandungan bahan organik, kesuburan tanah, pH tanah, suhu dan kelembapan. Peranan serangga dalam ekosistem diantaranya adalah sebagai polinator, dekomposer, predat…

KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN SERANGGA PENYERBUK TANAMAN KOPI ARABIKA (COFFEA ARAB…

Mura Yani

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, dimana Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Bener Meriah, dikenal sebagai sentra produksi kopi arabika (Coffea arabica). Untuk meningkatkan produktivitas kopi, salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan jasa layanan ekosistem berupa penyerbukan oleh serangga, terutama lebah madu. Sistem integrasi antara tanaman kopi dan budidaya lebah madu diyakini mampu meningkatkan keberagaman dan aktivitas serang…

EKSPLORASI NEMATODA ENTOMOPATOGEN ISOLAT LOKAL PADA RHIZOSFER BAMBU (BAMBUSA …

NADIEVA RESYA JOANDE

Salah satu upaya pengendalian hama yang ramah lingkungan adalah dengan memanfaatkan NEP (Nematoda Entomopatogen) sebagai agen hayati. NEP memiliki kemampuan untuk menginfeksi dan membunuh serangga inang melalui simbiosis dengan bakteri patogen. Tanaman bambu merupakan salah satu vegetasi yang memiliki sistem perakaran kompleks dan lingkungan mikro yang lembab, sehingga potensial sebagai habitat alami NEP. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi NEP dari tanah rhizosfer bambu di tiga lok…

APLIKASI HASIL BIOKONVERSI LIMBAH ORGANIK DENGAN TRICHODERMA ISOLAT LOKAL UNT…

Muzakir

MUZAKIR. Aplikasi Hasil Biokonversi Limbah Organik dengan Trichoderma Isolat Lokal untuk Mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman dan Meningkatkan Produksi Nilam, di bawah bimbingan Rina Sriwati sebagai promotor, Hifnalisa sebagai Ko-promotor I dan Jauharlina sebagai Ko-promotor II Pogostemon cablin atau nilam merupakan tanaman atsiri yang bernilai jual tinggi, terutama di wilayah Aceh, Indonesia. Nilam dikenal sebagai komoditas utama dalam industri minyak atsiri yang digunakan pada parf…

PENGARUH KETINGGIAN PERANGKAP BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS L.) TERHADAP KELIMPA…

ZAKI ANHAR

Tanaman padi (Oryza sativa L.) termasuk ke dalam famili Graminae yang merupakan salah satu tanaman pokok di dunia terutama Indonesia. Namun, produksi padi sering mengalami penurunan karena adanya serangan dari serangga hama. Penggunaan perangkap buah nanas diketahui dapat dimanfaatkan sebagai aatraktan dalam pengendalian hama. Buah nanas mengandung senyawa volatil dari golongan triterpenoid dan fenolik seperti furaneol, metil ester asam 3-(metiltio) propanoat, etil ester asam 3-(metiltio) pro…

PENGARUH KERAPATAN KONIDIA CENDAWAN METARHIZIUM ANISOPLIAE TERHADAP MORTALITA…

Hera sahfitri

ABSTRAK Cendawan Metarhizium anisopliae merupakan salah satu cendawan entomopatogen yang diketahui bersifat toksik pada berbagai tingkat perkembangan serangga mulai dari telur, larva, pupa dan imago dari Ordo Lepidoptera, Hemiptera, Homoptera, dan Coleoptera. Cendawan M. anisopliae telah digunakan untuk mengendalikan larva Spodoptera litura. Dalam penelitian ini, diuji kemampuan cendawan M. anisopliae untuk mengendalikan Spodoptera frugiperda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pen…




    SERVICES DESK