ANALISIS MIKROPLASTIK PADA PROSES PENGOLAHAN AIR SECARA KONVENSIONAL DAN FILT…
Sungai Krueng Aceh yang menjadi sumber pasokan air baku pada pengolahan air sistem konvensional terkontaminasi mikroplastik (MPs). Dalam studi ini, upaya untuk mengurangi MPs, kekeruhan, total padatan tersuspensi (TSS), nitrat (NO3), dan fosfat (PO4) dalam air sungai dievaluasi menggunakan pengolahan air sistem konvensional dan filtrasi membran sebagai pembanding. Studi ini juga menyelidiki hubungan antara sifat fisik-kimia dan keberadaan MPs pada sampel air dari water intake, koagulasi-floku…
PENGARUH AKTIVITAS ANTROPOGENIK TERHADAP INDEKS KUALITAS AIR DAN SEDIMEN DI S…
Pada sungai Krueng Meureubo dan Woyla di Kabupaten Aceh Barat masih didapati permasalahan berupa pencemaran akibat dari buangan limbah domestik dan non domestik serta penambangan liar yang merupakan bagian aktivitas antropogenik yang terus meningkat, dikarenakan hasil buangan limbah kegiatan manusia yang mengalirkannya langsung ke daerah hulu sungai hingga ke hilir sungai tanpa melalui pengolahan telah mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas air dan sedimentasi. Sehingga untuk mengetahui …
IDENTIFIKASI SALINITAS TANAH DAN KUALITAS AIR DI KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPA…
Bencana Tsunami Aceh tahun 2004 telah menyebabkan perubahan sifat fisik tanah, terutama kondisi salinitas tanah dan air, di wilayah pesisir, yang kemudian berdampak pada aktivitas harian manusia, termasuk aktivitas pertanian. Kecamatan Baitussalam merupakan kecamatan pesisir yang terkena dampak paling parah bencana tsunami dan juga salah satu kecamatan yang memiliki populasi penduduk terbesar dengan potensi kegiatan pertanian di wilayah Aceh Besar yang cukup menjanjikan. Penelitian ini betuju…