Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



ISOLASI EKSTRAK N-HEKSANA BABADOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) DAN AKTIVITASNYA…

Mariah Nasrina Mardhatillah

Penggunaan herbisida sintetis dalam pengendalian gulma sering menimbulkan dampak negatif seperti resistensi gulma, pencemaran lingkungan, dan gangguan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian gulma yang ramah lingkungan berupa bioherbisida yang bersumber dari senyawa alelopati tanaman. Salah satu tanaman yang berpotensi adalah babadotan (Ageratum conyzoides L.) yang diketahui mengandung metabolit sekunder dengan aktivitas alelopatik. Penelitian ini menggunakan metode uji…

PENGARUH APLIKASI EKSTRAK N-HEKSANA BABADOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) TERHA…

RISKA RAHMAWATI FADILLAH

Bioherbisida merupakan herbisida alami ramah lingkungan yang dibuat dari tumbuhan untuk mengendalikan pertumbuhan gulma. Salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai bioherbisida adalah tumbuhan babadotan (Ageratum conyzoides L.) karena mengandung senyawa aleopati. Pelarut n-heksana merupakan pelarut non-polar yang biasa di gunakan dalam berbagai proses ekstraksi seperti minyak, lemak dan senyawa organik lainnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstra…

PENGARUH APLIKASI EKSTRAK METANOL BABADOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) TERHADAP…

Raja Samudra

Gulma merupakan tumbuhan yang tidak diinginkan keberadaanya. Alternatif pengendalian gulma yang ramah lingkungan adalah pemanfaatan senyawa alelopati yang berasal dari tumbuhan tertentu sebagai bioherbisida. Salah satu gulma yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bioherbisida adalah babadotan (Ageratum conyzoides L.). Selektivitas bioherbisida merupakan kemampuan untuk mengendalikan gulma tanpa memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan tanaman budidaya di sekitarnya. Penelitian ini bertuju…

PENGARUH AMANDEMEN TANAH, KEKERINGAN DAN VARIETAS TERHADAP PERUBAHAN MORFOAG…

AKHSANI

Kebutuhan pangan masyarakat Indonesia menjadikan proses budidaya tanaman padi menjadi penting untuk diperhatikan. Kondisi kekeringan merupakan faktor utama yang menurunkan produksi padi terutama kekeringan pada fase vegetatif. Hal ini dapat diantisipasi dengan sistem ratun yaitu tanaman dapat tumbuh kembali setelah panen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan morfoagronomi dan ketahanan kekeringan padi ratun dengan pemberian amandemen tanah dan perlakuan kekeringan pada…

PENGARUH APLIKASI EKSTRAK ETIL ASETAT BABADOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) TERH…

ELFI YUFIANDA

Gulma babadotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan salah satu gulma yang memiliki potensi sebagai bioherbisida karena mengandung senyawa alelopati. Jenis pelarut yang digunakan pada penelitian ini yaitu pelarut etil asetat yang mampu menarik senyawa-senyawa dengan rentang polaritas lebar dari polar hingga non polar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstrak etil asetat babadotan terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman jagung manis (Zea mays var.saccharata sturt L.) da…

PENGARUH APLIKASI EKSTRAK ETIL ASETAT BABADOTANRN(AGERATUM CONYZOIDES L.) TER…

PRETTY AMARA DINILI

Babadotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bioherbisida alami. Etil asetat merupakan pelarut yang bersifat semi polar sehingga dapat menarik senyawa yang bersifat polar maupun non polar, memiliki toksisitas rendah dan mudah diuapkan sehingga dapat digunakan untuk ekstraksi daun babadotan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstrak etil asetat babadotan terhadap pertumbuhan bayam brazil (Alternanthera sissoo hort.) dan gulma baya…

PENGARUH APLIKASI EKSTRAK ETIL ASETAT BABADOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) TERH…

DIAN MARFUZA

Gulma merupakan tumbuhan pengganggu yang berkompetisi dengan tanaman budidaya. Pengendalian gulma yang paling banyak dilakukan adalah dengan menggunakan herbisida sintetis. Untuk mengurangi dampak negatif dari penggunaan herbisida sintetis, penggunaan bioherbisida dapat dijadikan sebagai alternatif penggantinya untuk mengendalikan gulma yaitu dengan menggunakan potensi metabolit sekunder (alelokimia) yang terkandung pada tumbuhan. Babadotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan salah satu gulma …

PENGARUH APLIKASI EKSTRAK METANOL BABADOTANRN(AGERATUM CONYZOIDES L.) TERHADA…

Amina Fatiyah Harahap

Pengendalian gulma umumnya dilakukan dengan menggunakan herbisida sintetik, namun penggunaan herbisida dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Dalam upaya mengurangi penggunaan herbisida banyak penelitian yang mengembangkan penggunaan bioherbisida yang berasal dari tumbuhan yang mengandung senyawa alelopati.Babadotan (Ageratum conyzoides L.) adalah tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bioherbisida karena mengandung senyawa alelopati. Pelarut metanol salah satu pelarut universa…

PENGARUH APLIKASI EKSTRAK N-HEKSANA BABADOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) TERHA…

Ratih Maharani

Gulma adalah tumbuhan yang keberadaannya tidak dikehendaki dan menimbulkan kerugian. Pengendalian gulma umumnya dapat dilakukan dengan menggunakan herbisida kimia namun dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Salah satu alternatif pengendalian yang ramah lingkungan yaitu menggunakan bioherbisida babadotan yang mengandung senyawa alelopati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aplikasi dan konsentrasi terbaik ekstrak n-heksana babadotan terhadap pertumbuhan gulma rumput ke…

PENGARUH INTERVAL APLIKASI EKSTRAK N-HEKSANA BABADOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L…

TRI NOVI RAMADHANI

Ageratum conyzoides L. yang biasa disebut dengan babadotan merupakan tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai bioherbisida karena mengandung senyawa alelokimia seperti alkaloid dan terpenoid yang dapat menghambat pertumbuhan gulma. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh interval aplikasi ekstrak n-heksana babadotan dan herbisida clomazone terhadap pertumbuhan gulma teki. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Gulma Depertemen Agroteknologi Fakultas Pertanian USK, Laborat…




    SERVICES DESK