TANGGUNG JAWAB PEJABAT PEMBUAT AKTARNTANAH TERHADAP PEMBUATAN AKTA JUALRNBELI…
TANGGUNG JAWAB PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH TERHADAP
PEMBUATAN AKTA JUAL BELI YANG TIDAK DIBACAKAN/DIJELASKAN
ISINYA KEPADA PARA PIHAK
ABSTRAK
Yuni Meldifa*
1
Sanusi**
2
Novi Sri Wahyuni***
3
Pasal 22 Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2016 tentang Pejabat Pembuat
Akta Tanah (selanjutnya ditulis PP PPAT) menyatakan bahwa “Akta Pejabat Pembuat
Akta Tanah (selanjutnya ditulis PPAT) harus dibacaka…
IMPLEMENTASI MINAMATA CONVENTION ON MERCURY 2013 DALAM PENGENDALIAN MERKURI P…
Merkuri merupakan bahan berbahaya yang masih digunakan dalam kegiatan pertambangan emas oleh masyarakat dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan manusia serta lingkungan hidup. Indonesia telah meratifikasi Konvensi Minamata mengenai Merkuri melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2017. Ratifikasi tersebut mewajibkan Indonesia melaksanakan ketentuan Pasal 7 Konvensi Minamata mengenai pengurangan dan penghapusan penggunaan merkuri pada pertambangan emas oleh masyarakat melalui penyusun…
PENYELESAIAN WANPRESTASI TERHADAP PERJANJIAN JAMINAN FIDUSIA (SUATU PENELITIA…
Berdasarkan Pasal 1338 ayat 1 KUHPerdata menyatakan “semua perjanjian
yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang
membuatnya” artinya setiap perjanjian akan mengikat para pihak layaknya undang
undang sehingga wajib dipenuhi dan dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan
begitu pula dengan perjanjian jaminan fidusia. Namun dalam praktik lapangan
masih terdapat debitur yang gagal dalam menjalankan perjanjian dengan tidak
membayaran angsuran pembiayaan yang t…