Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

EFEKTIVITAS BUKU EDUKASI BRAILLE (BEB) TENTANG KARIES TERHADAP PENGETAHUAN IN…

ANASTASYA TIARA FAYZA

Keterbatasan visual pada individu tunanetra menyebabkan mereka mengalami hambatan dalam mengakses berbagai informasi kesehatan, termasuk mengenai karies gigi. Kondisi ini berkontribusi pada status karies gigi populasi tunanetra karena kurangnya pemahaman mengenai pencegahan dan perawatan. Hal ini mendorong adanya kebutuhan akan media edukasi yang sesuai dengan kondisi mereka, salah satunya melalui media edukasi berbasis Braille. Penelitian bertujuan untuk menilai efektivitas Buku Edukasi Brai…

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP GURU SEKOLAH DASAR TERKAIT TRAUMATIC D…

SHAFIYAH SHAFIRA

Traumatic Dental Injuries (TDI) merupakan cedera gigi yang sering terjadi pada anak usia sekolah dan membutuhkan penanganan cepat serta tepat untuk mencegah komplikasi jangka panjang. Guru sekolah dasar berperan penting sebagai pemberi pertolongan pertama ketika cedera terjadi di sekolah, namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap guru terkait TDI masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, serta hubungan antara keduanya pada guru…

POTENSI EKSTRAK ETANOL DAUN BIDARA (ZIZIPHUS MAURITIANA L) TERHADAP INTAKE DA…

Putri Nisha Syuja

Severe Early Childhood Caries (S-ECC) adalah bentuk agresif ECC yang disebabkan oleh interaksi berbagai faktor etiologi dengan empat faktor utama, yaitu host, mikroorganisme kariogenik, substrat yang dapat di fermentasi, dan waktu. Bakteri Streptococcus mutans mampu melakukan metabolisme glukosa seperti pada proses intake glukosa ke permukaan gigi yang menyebabkan perkembangan biofilm kariogenik hingga menjadi karies. Salah satu bahan alam yang berpotensi mencegah karies adalah dengan menggun…

ANALISIS SIFAT IONIK LARUTAN KITOSAN TULANG SOTONG (SEPIA OFFICINALIS) TERHA…

Cut Salzha Alya Shabila

Enterococcus faecalis merupakan salah satu patogen utama yang ditemukan pada infeksi sekunder saluran akar gigi yang menunjukkan resistensi terhadap perawatan endodontik. Kitosan merupakan polisakarida alami yang memiliki potensi sebagai bahan larutan irigasi yang dapat mengeliminasi bakteri E. faecalis. Tulang sotong (Sepia officinalis) dari kelompok Cephalopoda diketahui mengandung senyawa kimia kitin dan kitosan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat ionik larutan kitosan yang …

PENGARUH LARUTAN KITOSAN DARI TULANG SOTONG (SEPIA OFFICINALIS) TERHADAP KERU…

VISTA DWI RAHAYU

Kitosan merupakan polimer alami yang dapat ditemukan pada kelompok hewan sefalopoda, seperti tulang sotong (Sepia officinalis). Kitosan bersifat biokompatibel, bioadhesi, biodegradasi, tidak toksik serta memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan yang banyak diaplikasikan di bidang kedokteran gigi. Enterococcus faecalis merupakan patogen resisten di rongga mulut yang sering ditemukan pada infeksi sekunder perawatan saluran akar. Kemampuan E. faecalis dalam melawan stres oksidatif dap…

PENGARUH GREEN CORROSION INHIBITOR DARI DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADA…

Zahara Farda

Kawat ortodonti adalah salah satu bahan yang digunakan dalam perawatan ortodontik dan yang paling umum digunakan adalah stainless steel dan nikel titanium. Jangka waktu perawatan ortodonti yang relatif panjang, dapat terjadinya interaksi antara kawat dengan lingkungan rongga mulut yang memungkinkan terjadinya korosi pada kawat. Adanya inhibitor korosi diharapkan menjadi salah satu komponen yang dapat memperlambat laju korosi dari kawat ortodonti. Daun kelor merupakan salah satu bagian yang me…

GAMBARAN STATUS KARIES GIGI PADA ANAK PENDERITA KANKER DI RUMAH SINGGAH C-FOU…

NAYLA AZANNA

Kanker merupakan penyebab kematian terbesar kedua di dunia dan tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak di bawah 18 tahun. Anak penderita kanker memerlukan terapi komprehensif seperti kemoterapi, radiasi, imunoterapi, dan pembedahan, yang dapat menyebabkan efek samping pada rongga mulut, termasuk gingivitis, mukositis, xerostomia, dan karies gigi. Karies gigi, yaitu kerusakan jaringan gigi akibat hilangnya mineral, jika tidak diobati dapat menyebabkan nyeri, infeksi, dan kehi…

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO ANIMASI DAN MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP P…

WAFA FASHIHAH

Nama : Wafa Fashihah Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi Judul : Perbandingan Efektivitas Media Video Animasi dan Media Pop-Up Book Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV SDN 14 Banda Aceh Kesehatan gigi mulut memiliki peran yang penting sebagai penentuan kualitas dan nilai sumber daya manusia khususnya pada anak-anak, masalah gigi yang terjadi pada anak-anak karena kurang menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Penyuluhan membutuhkan alat…

PENILAIAN SIFAT ANTI BAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN BIDARA (ZIZIPHUS MAURITIANA …

INTAN AL ULYA PUTRI

Severe Early Childhood Caries (S-ECC) merupakan tingkatan karies yang lebih parah dibandingkan ECC yang terjadi pada anak usia 3-5 tahun dengan melibatkan lebih dari satu gigi. S-ECC disebabkan oleh ketidakseimbangan kolonisasi oral microbiome dengan Streptococcus mutans sebagai patogen utamanya. Panjang rantai Streptococcus mutans menandakan tingkat invasi yang dipengaruhi oleh mutasi genetik atau kondisi lingkungan dan kimia yang mengontrol komponen seluler. Ekstrak daun Bidara (Ziziphus ma…

PREVALENSI EARLY CHILDHOOD CARIES (ECC) DAN DISTRIBUSI FAKTOR RISIKO (STUDI P…

RIZKI AULIA EKA PUTRI Z

Early Childhood Caries (ECC) didefinisikan sebagai adanya satu atau lebih karies (tanpa kavitas atau dengan kavitas), gigi yang hilang (akibat karies), atau setiap permukaan gigi sulung yang terdapat tambalan pada anak usia dibawah 71 bulan. Karies merupakan suatu penyakit multifaktorial yang terjadi akibat interaksi empat faktor utama; host (gigi dan saliva), substrat, mikroorganisme (S. mutans), dan waktu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui prevalensi ECC dan distribusi faktor risiko…


    SERVICES DESK