STUDI ANALISA PENERAPAN PENGUAT ERBIUM DOPED FIBER AMPLIFIER (EDFA) DAN KOMPE…
Sistem komunikasi serat optilc dewasa ini menggunakan penerapan sistem Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) yang mentransmisikan sinyal optik dengan bit rate 10 Gbps pada panjang gelombang yang berbeda dalam satu serat optik tunggal. Penerapan penguat Erbium Doped Fiber Amplifier (EDFA) dan Kompensator Dispersi dibutuhkan untuk menjaga kualitas layanan sistem pada jarak link transmisi optik 1000 km. Penguat EDFA clitempatkan sebanyak 20 buah dengan jarak antar …
KAPASITAS GESER KOLOM BETON BERTULANG DENGAN VARIASI KONFIGURASI TULANGAN SEN…
Kegagalan bangunan akibat gempa sering terjadi pada konstruksi beton bertulang, terutama pada elemen balok dan kolom. Kegagalan kolom dalam menahan beban gempa diperkirakan sebagai a.kibat rendahnya kapasitas geser kolom tersebut, sehingga kolom tidak dapat mempertahankan kekakuannya selama deformasi terjadi.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variasi konfigurasi tulangan
sengkang ekstra terhadap kapasitas geser dan p…
PERKIRAAN BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN JARINGAN SY…
Kebutuhan akan ketersediaan energi listrik. yang semakin meningkat bukanlah hal baru mengingat kondisi peningkatan kebutuhan energi ini umumnya seiring dengan perkembangan laju ekonomi di suatu negara. Berbagai upaya terus dikembangkan demi mengatasi peningkatan kebutuhan energi ini. Dimana salah satu upayanya adalah melalu.i perkiraan beban. Untuk mendapatkan basil yang optimal daJam mendistribusikan tenaga listrik setiap saat secara kontinyu mak…
PENGARUH VARIASI KEDALAMAN POTONG DAN SUDUT GERAM TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN
Karakteristik geometri dari benda kerja yang dilakukan pada proses bubut adalah melihat pengaruh variasi kedalaman potong dan sudut geram terhadap kekasaran permukaan benda kerja. Dalam pengujian digunakan material baja karbon sedang S40C berbentuk poros dengan diameter 50 mm dan panjang 120 mm sebanyak sepuluh buah. Kecepatan putaran spindel 236 rpm, kedalaman potong dan sudut
geram bervariasi, sedangkan kecepatan potong tetap yaitu V = 40 m / min dan gerak
makan f= 0,2 mm…
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI PAKAN ALAMI CACING TANAH (LUMBRICUS RUBELLUS),…
Ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) adalah jenis ikan hibrida hasil persilangan antara C. batracus dengan C. fuscus dan merupakan ikan intoduksi pertama kali masuk indonesia pada tahun 1985. Ikan lele dumbo termasuk pada golongan catfish. Ikan lele mudah untuk beradaptasi walaupun lingkungan atau tempat yang kritis, seperti air yang memiliki kadar oksigen yang tidak banyak serta dengan air yang tidak banyak pula. Lele ini tergolong ikan omnivora seperti memakan semua macam makanan, …