SOLUSI NUMERIK MODEL TERAPI KANKER DENGAN KEMOTERAPI, IMUNOTERAPI, DAN BIOKEM…
ABSTRAK
Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Berbagai terapi dikembangkan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, di antaranya kemoterapi, imunoterapi, dan biokemoterapi. Penelitian ini bertujuan memodelkan dinamika terapi kanker menggunakan sistem persamaan diferensial nonlinier serta menyelesaikannya secara numerik dengan metode Runge-Kutta orde 4 (RK4) dan Adams-Bashforth orde 4 (AB4). Model melibatkan enam variabel utama, yaitu sel kanker, sel natural killer, se…
KAJIAN KOREOGRAFI TARI RABBANI WAHED PADA SANGGAR RABBANI WAHED DI KABUPATEN …
Farah Saskia, (2025). Kajian Koreografi Tari Rabbani Wahed Pada Sanggar Rabbani Wahed Di Kabupaten Bireuen. [Skripsi/Tesis. Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Dra. Tri Supadmi, M,Sn dan Dr.Sn. Mukhsin Putra Hafid, S.Sn., M.A
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi yang akurat tentang bentuk koreografi tari Rabbani Wahed Pada sanggar Rabbani Wahed Di Kabupaten Bireuen. Metode pengumpulan data yang di susun ; 1) Observasi, 2) Wawancara,
3) Dokumentasi. Pengolaha…
- Fakultas KIP Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1), Banda Aceh - 2025
- Baca Selengkapnya
PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN BERDASARKAN WAKTU PENANGKAPAN DALAM UPAYA PENGEL…
Telah dilakukan penelitin mengenai Perbandingan Hasil Tangkapan Berdasarkan Waktu Penangkapan Dalam Upaya Pengelolaan Indukan Udang Windu di Perairan Kuala Langsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil tangkapan indukan udang windu (Penaeus monodon) berdasarkan waktu penangkapan (pagi dan malam hari) serta pengaruh parameter oseanografi terhadap hasil tangkapan tersebut di perairan Kuala Langsa. Udang windu merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi…
PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PEMINDAHAN OB…
Pasal 36 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia, menegaskan bahwa pemberi fidusia yang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan, benda yang menjadi objek jamian fidusia yang dilakukan tanpa persetujuan dari penerima fidusia dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah). Meskipun Undang-Undang telah mengatur sedemikian rupa, serta denda yang berat, namun tindak pidana pemindahan objek jaminan fidusi…