Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Leli Rizda Aulia, ANALISIS HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DASAR DI DANAU ANAK LAUT DESA GOSONG TELAGA SINGKIL UTARA, ACEH SINGKIL. Banda Aceh Fakulta Kelautan dan Perikanan,2022

Abstrak jaring insang dasar merupakan salah satu alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan di aceh singkil, alat tangkap ini juga banyak digunakan oleh nelayan di gosong telaga. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan utama dan hasil tangkapan sampingan jaring insang dan untuk mengetahui analisis ukuran hasil tangkapan jaring insang di danau anak laut desa gosong telaga, kecamatan singkil utara kabupaten aceh singkil. penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei 2021. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode bersifat survey, data yang di kumpulkan meliputi data primer dan data sekunder, dengan menganalisis komposisi hasil tangkapan dan analisi ukuran hasil tangkapan. jenis ikan yang tertangkap dengan menggunakan alat tangkap jaring insang dasar selama penelitian ikan belanak/jompo (valamugil buchanani), belanak/kampua (ellochelon vaigiensis), belanak/balanak (chelon subviridis), bandeng (chanos-chanos), meye (caranx ignobilis), kwee lilin (caranx tille) dan hasil tangkapan sampingan yaitu bulan-bulan (megalops ciprinoides), kakap/ekor kuning (lutjanus ehrenbergii), kwee rombeh (alectis indica), kapasan/kerot-kerot (pomadesys argenteus), dayah jenggot (ueneus guttatus), kapas besar (gerres filamentosus), bitak belande (saurida cf.tumbil), baronang (siganus vermiculatus), kembung (restrelliger kanagurta), petek (leiognatus aquulus) dan barakuda (sphyraena forsteri). hasil tangkapan jaring insang di danau anak laut secara umum dapat dikatagorikan ikan layak tangkap untuk ukuran mata jaring 2,5 sedangkan ukuran mata jaring 1,9 secara umum dikategorikan belum layak tangkap. kata kunci: jaring insang, hasil tangkapan, aceh singkil, aceh.



Abstract

ABSTRACT Basic gill nets are one of the most widely used fishing gear by fishermen in Aceh Singkil, this fishing gear is also widely used by fishermen in Gosong Telaga. The purpose of this study was to determine the composition of the main catch and bycatch of gill nets and to determine the size analysis of gill net catches in Anak Laut Lake, Gosong Telaga Village, North Singkil District, Aceh Singkil Regency. This research was conducted in May 2021. The method used in this study is a survey method, the data collected includes primary data and secondary data, by analyzing the composition of the catch and analyzing the size of the catch. Types of fish caught using basic gillnet fishing gear during the study of mullet/dead (Valamugil buchanani), mullet/kampua (Ellochelon vaigiensis), mullet/balanak (Chelon subviridis), Milkfish (Chanos-chanos), Meye (Caranx ignobilis) , Kwee wax (Caranx tille) and by-catch namely Bulan-bulan (Megalops ciprinoides), Snapper/yellow tail (Lutjanus ehrenbergii), Kwee rombeh (Alectis indica), Kapasan/kerot-kerot (Pomadesys argenteus), Dayah beard (Ueneus guttatus), large cotton (Gerres filamentosus), Dutch gecko (Saurida Cf.tumbil), Baronang (Siganus vermiculatus), Bloated (Restrelliger kanagurta), Petek (Leiognatus aquulus) and Barracuda (Sphyraena forsteri). In general, the catches of gill nets in Anak Laut Lake can be categorized as suitable for catching fish for a net size of 2.5 while a mesh size of 1.9 is generally categorized as not suitable for catching. Keywords: gill nets, catch, Aceh Singkil, Aceh.



    SERVICES DESK