Abstrak kata kunci: model make a match, hasil belajar siswa penelitian ini berjudul “pengaruh model make a match terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan di kelas iv sd negeri 20 banda aceh.” hasil observasi yang penulis lakukan pada sd negeri 20 banda aceh, bahwa guru mata pelajaran ipa selama ini sudah menerapkan model pembelajaran kooperatif, namun masih terpaku pada satu model pembelajaran yaitu jigsaw. adapun model-model pembelajaran yang lain seperti model make a match tidak pernah diterapkan. kondisi ini menyebabkan siswa kurang termotivasi dalam belajar, karena menimbulkan kebosanan. rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh model make a match terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan di kelas iv sd negeri 20 banda aceh. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model make a match terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan di kelas iv sd negeri 20 banda aceh. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas iv-1 yang berjumlah 30 orang. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar. analisis data dilakukan dengan menghitung ketuntasan hasil belajar siswa, dengan menggunakan uji-t. hasil penelitian menunjukkan bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel (10,67>1,71). berdasarkan ketentuan pengujian, ho ditolah h1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh signifikan model make a match dalam pembelajaran materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan pada siswa kelas iv sd negeri 20 banda aceh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH MODEL MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR RNSISWA PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN TUMBUHANRNDI KELAS IV SD NEGERI 20 BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2014
Baca Juga : PENERAPAN METODE MAKE A MATCH DALAM MEMAHAMI TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X SMK NEGERI 5 TELKOM BANDA ACEH (SAPRIATON SAKDIAH, 2018)