Kopi hijau adalah tanaman yang digunakan sebagai pengobatan tradisional. kopi hijau mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, polifenol, terpenoid, glikosida, tanin dan memiliki kandungan asam klorogenat yang tinggi. kopi memiliki banyak varian, tetapi yang paling umum dibudidayakan kopi jenis arabika dan robusta. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efikasi dan melihat perbedaan dosis ekstrak biji kopi hijau arabika dan robusta yang signifikan pada penurunan kadar gula darah (kgd) tikus galur wistar. penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental berdasarkan rancangan acak kelompok. sampel tikus dibagi dalam 8 kelompok. kelompokl i: kontrol negatif, kelompok ii: kontrol positif dan kelompok iii, iv, v, vi, vii dan viii: injeksi aloksan 150 mg/kg dan ekstrak kopi hijau 210, 220, 230, 240, 250, 260 mg/kg bobot badan tikus. analisis data menggunakan two way anova. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaaan signifikan terhadap efikasi ekstrak biji kopi hijau arabika dan robusta terhadap diabetes mellitus pada tikus. pada analisis varian dua jalur menunjukkan nilai fhitung> ftabel = 23,34 > 1,93 pada taraf signifikan α= 0,05 dan nilai p>0,05 yaitu 1,22>0,05.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFIKASI EKSTRAK BIJI KOPI HIJAU ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP DIABETES MELLITUS PADA TIKUS RATTUS NORVEGICUS GALUR WISTAR. Banda Aceh Fakultas FKIP,2022
Abstract
Green coffee is a plant that is used as a traditional medicine. Green coffee contains secondary metabolites such as flavonoids, alkaloids, polyphenols, terpenoids, glycosides, tannins and has a high content of chlorogenic acid. Coffee has many variants, but the most commonly cultivated are Arabica and Robusta coffee. This study aims to determine the efficacy and to see the difference in the dose of Arabica and Robusta green coffee bean extract which significantly reduces blood sugar levels (KGD) of Wistar strain rats. This study used an experimental research method based on a randomized block design. The rat samples were divided into 8 groups. Group I: negative control, group II: positive control and group III, IV, V, VI, VII and VIII: injection of alloxan 150 mg/kg and green coffee extract 210, 220, 230, 240, 250, 260 mg/kg weight mouse body. Data analysis using Two Way Anova. The results showed that there was a significant difference in the efficacy of Arabica and Robusta green coffee bean extract against Diabetes mellitus in rats. These results can be seen in the two-way analysis of variance showing the value of Fcount > Ftable = 23.34 > 1.93 at the significant level = 0.05 and the P value> 0.05, namely 1.22> 0.05.