Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
FITRA RIA FIRLIANDA, INTERFERENSI MORFOLOGIS BAHASA JAWA DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP IT NURUL IKHWAH BOARDING SCHOOL KABUPATEN NAGAN RAYA. Banda Aceh Fakultas FKIP,2022

Peserta didik smp it nurul ikhwah merupakan penutur bilingualisme. peristiwa bilingualisme dapat menyebabkan terjadinya interferensi pada dua bahasa yang digunakan. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interferensi morfologis bahasa jawa dalam penggunaan bahasa indonesia pada bentuk kata dasar, afiksasi, reduplikasi dan komposisi. data penelitian ini adalah tuturan siswa. sumber data penelitian adalah siswa kelas viii smp it nurul ikhwah nagan raya yang berjumlah 44 siswa selama 1 bulan. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. pendekatan penelitian ini adalah sosiolinguistik dan deskriptif kualitatif. teknik yang digunakan adalah teknik simak libat cakap, simak bebas libat cakap, teknik sadap, dan teknik tulis. teknik analisis data penelitian ini adalah mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi morfologis bahasa jawa ke dalam bahasa indonesia dapat digolongkan atas aspek kata dasar sebanyak (13) kata, aspek afiksasi (24) kata yang terdiri atas prefiks sebanyak (19) kata, yaitu penggunaan prefiks n-, tak-, dan ke-, konfiks sebanyak (4) kata yaitu penggunaan konfiks n-/-ek, dan tak-/-i, sufiks berjumlah (1) kata yaitu penggunaan sufiks –i, pada bentuk infiks tidak ditemukan interferensi. aspek reduplikasi ditemukan sebanyak (6) kata yaitu pada perulangan penuh dan perulangan berimbuhan. bentuk kompositum tidak ditemukan interferensi. simpulan penelitian ini adalah terdapat interferensi bahasa jawa terhadap bahasa indonesia baik dari kata dasar, dan bentuk-bentuk morfologi (afiksasi dan reduplikasi) sedangkan pemajemukan tidak ditemukan interferensi. peristiwa interferensi tersebut mengakibatkan pada kerusakan dari kemurnian bahasa indonesia yang juga berpengaruh pada makna semantik yang terdapat dalam kata tersebut.



Abstract

Students of SMP IT Nurul Ikhwah are bilingual speakers. Bilingualism events can cause interference in the two languages used. This study aims to describe the morphological interference of Javanese in the use of Indonesian in the form of basic words, affixation, reduplication and composition. The data of this research is student speech. Sources of research data are students of class VIII SMP IT Nurul Ikhwah Nagan Raya, totaling 44 students for 1 month. The research method used is a qualitative method. This research approach is sociolinguistic and descriptive qualitative. The technique used is the listening-engagement technique, the free-to-talk technique, tapping technique, and writing technique. The data analysis technique of this research is reduction data, data display and conclusion/verifikasi. The results showed that the morphological interference of Javanese into Indonesian can be classified into as many as (13 ) words, affixation aspects ( 24 ) words consisting of prefixes as many as ( 19 ) words, namely the use of prefixes N-, Tak-, and Ke-, confixes as many as ( 4 ) words, namely the use of N-/-ek confixes, and Tak -/-i, the suffix consists of ( 1 ) words, namely the use of the -i suffix , no interference is found in the infix form. The reduplication aspect was found as many as ( 6 ) words, namely in full repetition and in affixed repetition. The composite form did not find any interference. The conclusion of this study is that there is interference from Javanese language to Indonesian both from basic words, and morphological forms (affixation and reduplication) while compounding interference is not found. These interference events result in damage to the purity of the Indonesian language which also affects the semantic meaning contained in the word.



    SERVICES DESK