Desa lamteungoeh sangat dekat dengan pesisir, saat ini desa lamteungoeh telah di manfaatkan oleh masyarakat untuk dijadikan sebagai budidaya udang vaname, tempat pariwisata, dan lokasi penangkapan. salah satu alat tangkap yang di gunakan oleh nelayan di desa lamteungoeh adalah alat tangkap pancing, dan hasil tangkapannya adalah sotong. penelitian ini mengkaji seberapa besar pendapatan dan pengeluaran masyarakat nelayan pancing sotong dan bagaimana kondisi sosial yang ada di desa lamteungoh. tujuan penelitian ini yaitu untuk mengindentifikasi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat nelayan pancing sotong. penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 15 juli s/d 14 agustus 2021. metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survei, dimana metode survei bertujuan untuk mengumpulkan data informasi dengan cara mewawancarai berdasarkan kuesioner. analisis data yang digunakan untuk mengindentifikasi kondisi sosial masyarakat nelayan pancing sotong yang ada di desa lamteungoeh yaitu menggunakan analisis eafm yaitu sistem skoring sederhana dengan memakai skor likert berbasis ordinal 1,2,3 yang menghasilkan dimana semakin besar skornya maka akan semakin baik, dan untuk mengetahui kondisi ekonomi berdasarkan pendapatan dan pengeluaran menggunakan rumus trm = pm + qm dan tp = pp + pn. hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi sosial dari masyarakat nelayan pancing sotong di desa lamteungoeh berdasarkan analisis eafm (ecosystem approach to fisheries management) masuk dalam ketegori sangat baik dengan skor 3 dengan nilai 100. pendapatan atau penerimaan melaut bersih dari 15 nelayan pancing sotong yang ada di desa lamteungoeh kabupaten aceh besar dalam satu bulan rata-rata mencapai rp. 3.605.000/bulan dan pengeluaran rata-rata. rp. 2.421.000/bulan. kata kunci : pancing sotong, sosial dan ekonomi, desa lamtengoeh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI KAJIAN SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN PANCING SOTONG (SEPIA SP) DI DESA LAMTEUNGOEH, ACEH BESAR. Banda Aceh Fakulta Kelautan dan Perikanan,2022
Baca Juga : KAJIAN SOSIAL DAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA NELAYAN PANCING TONDA DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) UJONG BAROH KABUPATEN ACEH BARAT (Naufal Riaddil Manzila, 2025)
Abstract
Lamteungoeh Village is very close to the coast, currently Lamteungoeh Village has been used by the community to be used as vaname shrimp cultivation, tourism sites, and fishing locations. One of the fishing gear used by fishermen is a fishing rod, and the catch is cuttlefish. This study examines the income and expenditure of the squid fishing community and the social conditions of the community in Lamteungoh Village.. The purpose of this study was to identify the social and economic conditions of the squid fishing community. This research was conducted on July 15 to August 14, 2021. Analysis of the data used to identify the social conditions of the squid fishing community in Lamteungoeh Village is using EAFM analysis, namely a simple scoring system using an ordinal-based Likert score of 1,2,3 which results in which the greater the score, the better, and to determine economic conditions based on income and expenses using the formula TRm = Pm + Qm and TP = Pp + Pn. The results of the study concluded that the social conditions of the cuttlefish fishing community in Lamteungoeh Village based on the analysis of EAFM (Ecosystem approach to fisheries management) were in the very good category with a score of 3 with a value of 100. Income or net fishing revenues from 15 squid fishing fishermen in Lamteungoeh Village, Aceh Besar District in one month on average it reaches Rp. 3,605,000/month and average expenses. Rp. 2,421,000/month. Keywords: Cuttlefish Fishing, Social and Economic, Lamtengoeh Village
Baca Juga : TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN PANCING ULUR DI DESA ALUE NAGA KECAMATAN SYIAH KUALA, BANDA ACEH (Niyora Maqhfirah, 2024)