Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Hidayatul Wahdaniah, KEARIFAN LOKAL GANTI RAYOH SEBAGAI RESOLUSI KONFLIK MASYARAKAT GAYO DI KABUPATEN ACEH TAMIANG. Banda Aceh Fakultas KIP PPKN,2022

Kearifan lokal ganti rayoh sebagai resolusi konflik masyarakat gayo di kabupaten aceh tamiiang (1)hidayatul wahdaniah, (2) dr. sanusi,s.pd.,m.si, (3) irwan putra,s.pd.,m.pd pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, fakultas keguruan dan ilmupendidikan universitas syiah kuala hidayatulwahdaniyah@gmail.com abstrak kehidupan bermasyarakat yang menjunjung tinggi adat dan budaya penyelesaian konflik dengan menggunakan nilai-nilai kearifan lokal merupakan sebuah gambaran umum bahwa manusia tidak bisa lepas dari adat dan budaya sekitarnya. penelitian ini bertujuan (1) mengetahui bagaimana bentuk kearifan lokal ganti rayoh yang dijadikan resolusi konflik oleh masyarakat gayo di kabupaten aceh tamiang, (2) menjelaskan nilai yang terkandung dalam kearifan lokal ganti rayoh yang dijadikan resolusi konflik oleh masyarakat gayo di kabupaten aceh tamiang, (3) mendeskripsikan cara penerapan nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal ganti rayoh yang dijadikan resolusi konflik oleh masyarakat gayo di kabupaten aceh tamiang. pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. sumber data dalam penelitian ini adalah datuk penghulu, ketua adat, mukim dan satu orang masyarakat kampung kaloy. teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. hasil penelitian ini menunjukan bahwa ganti rayoh adalah kearifan lokal yang dijadikan sebegai resolusi konflik oleh masyarakat gayo di kampung kaloy, ganti rayoh ini merupakan sebuah prosesi yang dilaksanakan apabila ada pihak-pihak yang berkonflik dan dalam konflik tersebut terjadi pertumpahan darah maka penyelesaiannya dengan salah satu pihak yang mengakibatkan pertumpahan darah tadi menyediakan satu ekor kambing yang kemudian akan diolah dan dimakan bersama-sama dengan seluruh pihak yang terlibat, keputusan ini juga diambil dengan bermusyawarah antara pihak yang berkonflik dan perangkat desa. prosesi ganti rayoh dilaksanakan dengan tujuan untuk membengun kembali rasa persaudaraan dan persatuan dari pihak-pihak yang sebelumnya berkonflik. nilai-nilai yang timbul dari pelaksanaan prosesi ganti rayoh ini adalah nilai gotong royong, tanggung jawab, musyawarah, religius, kebijaksanaan, keadilan, nasionalisme dan integritas. proses penerapan nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal ganti rayoh sesuai dengan apa dilaksanakan selama prosesi dari awal hingga akhir, dalam proses penerapannya ke masyarakat terdapat beberapa hambatan seperti kurangnya bahan literasi tentang kearifan lokal ini juga kurangnya ketertarikan generasi muda untuk mencari tahu tentang kearifan dan budaya lokal. kata kunci : kearifan lokal, ganti rayoh, resolusi konflik



Abstract

LOCAL WIDSOM GANTI RAYOH AS A CONFLICT RESOLUTION FOR THE GAYO COMMUNITY IN ACEH TAMIANG DISTRICT 1)Hidayatul Wahdaniah, (2) Dr. Sanusi,S.Pd.,M.Si, (3) Irwan Putra,S.Pd.,M.Pd Civic Education, Teacher Training and Education Faculty, Syiah Kuala University hidayatulwahdaniyah@gmail.com ABSTRACT Community life that upholds customs and culture of conflict resolution using local wisdom values is a general picture that humans cannot be separated from the surrounding customs and culture. This study aims (1) to find out how the local wisdom of dressing rayoh is used as conflict resolution by the Gayo community in Aceh Tamiang Regency, (2) explaining the value contained in the local wisdom of ganti rayoh which is used as conflict resolution by the Gayo community in Aceh Tamiang Regency, ( 3) describe how to apply the values contained in the local wisdom of ganti rayoh which is used as conflict resolution by the Gayo community in Aceh Tamiang Regency. The approach used is a qualitative approach with descriptive research methods. The sources of data in this study were the head of the village chief, the traditional leader, the mukim and one person from the village of Kaloy. Data collection techniques using interviews and documentation. The results of this study indicate that ganti rayoh is a local wisdom that is used as a conflict resolution by the gayo community in Kaloy Village, ganti rayoh is a procession that is carried out if there are conflicting parties and in the conflict there is bloodshed, the solution is with one of the parties. Which resulted in the bloodshed, provided one goat which would then be processed and eaten together with all parties involved, this decision was also taken by deliberation between the conflicting parties and village officials. Ganti rayoh procession is carried out with the aim of rebuilding a sense of brotherhood and unity from the parties who were previously in conflict. The values that arise from the implementation of this ganti rayoh procession are the values of gotong royong, responsibility, deliberation, religious, wisdom, justice, nationalism and integrity. The process of applying the values contained in the local wisdom of ganti rayoh according to what is carried out during the procession from beginning to end, in the process of applying it to the community there are several obstacles such as the lack of literacy materials about local wisdom and the lack of interest of the younger generation to find out about wisdom and knowledge local culture. Keywords : Local Widsom, Ganti Rayoh, Conflict Resolution



    SERVICES DESK