Salah satu masalah dalam penyortiran biji pinang yaitu masih dilakukan secara manual. oleh karenanya diperlukan suatu metode klasifikasi biji pinang berdasarkan karakteristik fisik. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasi karakteristik fisik biji pinang belah kering berdasarkan tekstur, warna, dan bentuk menggunakan teknologi pengolahan citra digital dengan metode k-nearest neighbor (knn). klasifikasi yang dibunakan ada 8 klasifikasi biji pinang belah kering yang digunakan yaitu d-bagus (biji bagus telungkup), u-bagus (biji bagus telentang), d-busuk (biji busuk telungkup), u-busuk (biji busuk telentang), d-pecah (biji pecah telungkup), u-pecah (biji pecah telentang), d-asing (benda asing telungkup), dan u-asing (benda asing telentang). nilai rata-rata pada karakteristik area untuk klasifikasi d-bagus, u-bagus, d-busuk, u-busuk, d-pecah, u-pecah, d-asing, dan u-asing yaitu 10.400 piksel, 10.570 piksel, 8.270 piksel, 8.685 piksel, 5.757 piksel, 6.266 piksel, 3.756 piksel, dan 1.368 piksel. nilai rata-rata pada karakteristik perimeter rata yaitu 355 piksel, 365 piksel, 321 piksel, 146 piksel, 276 piksel, 287 piksel, 234 piksel, dan 233 piksel. nilai rata-rata dari karakteristik warna r yaitu 134,19 piksel, 98,22 piksel, 55,91 piksel, 59,45 piksel, 131,48 piksel, 107,23 piksel, 130,16 piksel, 134,27 piksel. nilai rata-rata warna g yaitu 111,12 piksel, 77,08 piksel, 45,30 piksel, 49,08 piksel, 108,39 piksel, 86,55 piksel, 110,20 piksel, 110,14 piksel. nilai rata-rata dari warna b yaitu 81,85 piksel, 56,49 piksel, 33,48 piksel, 36,08 piksel, 81,51 piksel, 65,60 piksel, 80,58 piksel, dan 79,38 piksel. nilai rata-rata dari warna l* yaitu 184,65 piksel, 158,72 piksel, 126,42 piksel, 130,25 piksel, 182,59 piksel, 165,82 piksel, 182,59 piksel, 182,85 piksel. nilai karakteristik warna a* yaitu 122,23 piksel, 124,32 piksel, 122,17 piksel, 121,42 piksel, 122,74 piksel, 123,57 piksel, 121,02 piksel, 122,28 piksel. nilai karakteristik b* yaitu 154,08 piksel, 153,19 piksel, 149,37 piksel, 149,74 piksel, 153,06 piksel, 152,03 piksel, 154,24 piksel, dan 155,47 piksel. nilai rata-rata pada karakteristik kontras untuk d-bagus sebesar 0,603, u-bagus sebesar 1,575, d-busuk sebesar 0,693, u-busuk sebesar 0,885, d-pecah sebesar 0,997, u-pecah sebesar 1,633, d-asing sebesar 0,747, u-asing sebesar 0,922. nilai rata-rata karakteristik korelasi untuk d-bagus sebesar 0,979, u-bagus sebesar 0,693, d-busuk sebesar 0,932, u-busuk sebesar 0,946, d-pecah sebesar 0,970, u-pecah sebesar 0,973, d-asing sebesar 0,948, u-asing sebesar 0,940. nilai karakteristik energi pada d-bagus sebesar 0,603, u-bagus sebesar 0,026, d-busuk sebesar 0,066, u-busuk sebesar 0,049, d-pecah sebesar 0,030, u-pecah sebesar 0,016, d-asing sebesar 0,054, u-asing sebesar 0,053. nilai untuk karakteristik homogenitas pada d-bagus sebesar 0,780, u-bagus sebesar 0,705, d-busuk sebesar 0,814, u-busuk sebesar 0,773, d-pecah sebesar 0,729, u-pecah sebesar 0,650, d-asing sebesar 0,770, u-asing sebesar 0,749. berdasarkan hasil analisa yang diperoleh dengan 640 biji testing menggunakan pengolahan citra digital dengan metode k-nearest neighbor (k-5), dihasilkan tingkat akurasi sebesar 84,21%, sehingga pengolahan citra dengan metode k-nearest neighbor (k-nn) dapat diterapkan pada klasifikasi karakteristik fisik biji pinang belah kering.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KLASIFIKASI KARAKTERISTIK FISIK BIJI PINANG BELAH KERING (ARECA CATECHU) MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DENGAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR (K-NN). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2022
Baca Juga : PENGARUH PERENDAMAN RESIN AKRILIK HEAT CURED DALAM EKSTRAK METANOL BIJI PINANG (ARECA CATECHU L) 20% TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN (Dwi Nurfitri, 2018)
Abstract
Baca Juga : PERANCANGAN ULANG MESIN PEMBELAH BIJI PINANG (RIJALUL FIKRI, 2023)