Penelitian tentang pengaruh zat pengatur tumbuh 2,4 dikhlorofenoksiasetat (2,4- d) dan 6-benzilaminopurin (bap) terhadap pertumbuhan kalus tumbuhan penghasil gaharu (aquilaria malaccensis lamk. ) secara in vitro. telah dilakukan di laboratorium biologi sel dan molekuler jurusan biologi, fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, universitas syiah kuala darussalam, banda aceh. penelitian ini dilaksanakan dari bulan desember 2011 hingga mei 2012. metode yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap faktorial yaitu faktor auksin (2,4-d) dan sitokinin (bap). pengamatan dilakukan mulai dari penanaman eksplan sampai enam minggu. parameter yang diamati adalah waktu muncul, warna, tekstur, dan berat segar kalus yang terbentuk. hasil penelitian menunjukkan bahwa 2,4-d dan bap mampu mendorong eksplan embrio (aquilaria malaccensis lamk .) membentuk kalus. perlakuan kombinasi konsentrasi 2,5 ppm 2,4-d dengan i,5 ppm bap merupakan perlakuan yang paling baik untuk menginduksi waktu muncul kalus tercepat dan berat segar kalus terberat dari semua perlakuan kata kunci: aquilaria malaccensis, kalus, zat pengatur tumbuh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH DICHLOROPHENOXYACETIC ACID (2,4-D) DAN BENZYL AMINOPURINE (BAP) PADA PERTUMBUHAN KALUS TUMBUHAN PENGHASIL GAHARU (AQUILARIA MALACCENSIS LAMK.) SECARA IN VITRO. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2012
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK N-HEKSANA, ETIL ASETAT DAN ETANOL DAUN GAHARU (AQUILARIA MALACCENSIS LAMK.) TERHADAP CANDIDA ALBICANS (FERRY SYAH PUTRA, 2023)