Penelitian ini bertujuan memanfaatkan minyak goreng bekas untuk pembuatan sabun. minyak goreng bekas yang digunakan dimurnikan melalui proses penghilangan bumbu (despicing), netralisasi mcnggunakan naoh 15% dan klarifikasi menggunakan variasi konsentrasi zeolit 5%, 10% dan 15 % pada suhu 60°c, 70°c dan 80°c selama 30 men it, 60 menit dan 120 menit. minyak goreng bekas dan minyak goreng hasil pemurnian dianalisis asam lemak bebas (ffa), bilangan iod (iv) dan bilangan peroksida. hasil penelitian menunjukkan bahwa bilangan asam lemak bebas minyak bekas turun dari 0,37% menjadi 0,12-0,26%, bilangan iod minyak bekas berubah dari 29,7 meq menjadi 21,3-40,5 meq dan bilangan peroksida bekas turun 0,46 menjadi 0,003-0,092 me.ck.kg '. minyak goreng hasil pemumian yang digunakan untuk pembuatan sabun adalah minyak yang diklarifikasi menggunakan zcolit 5%. suhu 60°c dan waktu kontak 30 menit. pembuatan sabun mandi dilakukan dengan penambahan variasi konsentrasi naoh 20, 30, 40, 50, 60% dan proses safonifikasi dilakukan pada suhu 55c. sabun yang dibuat dengan penambahan naoh 40% relatif lebih baik dibandingkan sabun• sabun lain dengan nilai bilangan penyabunan 203,3, jumlah asam lemak 70.7%, alkali bebas 3,0% specific gravity 1,017 g/ em' dan uji busa 1,58 ml. kata kunci: minyak goreng bckas, klari.fikasi. safonifikasi dan zeolit
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMANFAATAN MINYAK GORENG BEKAS YANG DIMURNIKA N MENGGUNAKAN ZEOLIT UNTUK PEMBUATAN SABUN. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2011
Baca Juga : PENURUNAN KONSENTRASI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) PADA LLMBAH SIMULASI MINYAK PELUMAS BEKAS MENGGUNAKAN REAKTOR PEMISAH MINYAK (Sri Rahmi, 2022)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KOMBINASI MEDIA PERANYAKAN DALAM PRODUKSI INOKULAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (MALISHA AZRA PRATIWI, 2022)