Kasus demam berdarah dengue (dbd) terus meningkat di dunia dalam dua dekade terakhir begitu pula di indonesia. bahkan saat pandemi covid-19 dbd masih menjadi perhatian penting untuk ditangani. pada provinsi aceh dbd juga masih menjadi permasalahan khususnya di desa geuceu meunara, kecamatan jaya baru, kota banda aceh. penyakit dbd adalah penyakit yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan ibu rumah tangga berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan serta kesehatan keluarganya. mencegah dbd dapat dilihat dari bagaimana bentuk perilaku individu dimana perilaku memiliki tiga domain yaitu pengetahuan, sikap, dan praktik. tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku ibu rumah tangga terhadap pencegahan dbd di desa geuceu meunara. penelitian ini merupakan penelitian berjenis kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross sectional study dimana total sampel sebanyak 133 responden yang ditentukan dengan purposive sampling. penelitian ini menggunakan analisa univariat dimana data dikumpulkan menggunakan kuesioner. hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan ibu rumah tangga baik (65.4%), sikap ibu rumah tangga negatif (55.6%), dan praktik ibu rumah tangga yang kurang baik (54.1%). kesimpulan dari penelitian ini perilaku ibu rumah tangga baik (50.4%). diharapkan dari hasil penelitian ini, pemerintah terkait atau pihak pelayanan kesehatan dapat meningkatkan kembali terkhusus sikap dan praktik masyarakat terkait pencegahan dbd dan meningkatkan pengetahuan terkait dbd pada sub-materi lainnya agar perilaku pencegahan dbd dapat lebih baik lagi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERILAKU IBU RUMAH TANGGA TERHADAP PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA GEUCEU MEUNARA KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Keperawatan (S1),2022
Baca Juga : KEPADATAN LARVA NYAMUK AEDES SPP SEBAGAI VEKTOR PENYEBAB DEMAM BERDARAH DENGUE KUALA BANDA ACEH (Rafiatul Ichwani, 2018)
Abstract
Globally, the number of Dengue Fever cases has increased in the last two decades, including in Indonesia. It is still one of the most critical health problems that requires serious attention amid the COVID-19 pandemic. In Aceh province, dengue infection still becomes one of the most common challenges, especially in Geuceu Meunara Village, Jaya Baru Subdistrict, Banda Aceh City. Dengue is a disease influenced by environmental factors, and housewives play an essential role in maintaining the cleanliness of the environment and the health of their families. Preventing dengue infection can be seen from individual behavior where behavior has three domains, namely knowledge, attitude, and practice. The aim of this study was to describe the preventive behaviors among housewives towards the prevention of dengue infection in Geuceu Meunara Village. This research was quantitative research with a descriptive design and a cross-sectional study approach. The total sample was 133 respondents, which were selected through purposive sampling. This study employed univariate analysis in which the data were collected using a questionnaire. The results showed that the respondents had a good knowledge of dengue infection (65.4%). However, their attitude was negative (55.6%), and they had a bad practice (54.1%). Based on the results, it can be concluded that the prevention behavior for dengue infection among housewives was in a good category (50.4%). Therefore, the relevant government agencies or health service providers are urged to improve the attitudes and practices of the community regarding the prevention of dengue infection and increase knowledge related to dengue infection in other sub-materials to improve preventive behaviors for dengue infection.
Baca Juga : ANALISIS PERILAKU PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MENGGUNAKAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL (HBM) DI KOTA BANDA ACEH (Dahrul Fakri, 2025)