Penelitian tentang produksi antibiotik dari bakteri termofilik isolat kawah sabang secara fermentasi telah dilakukan. penelitian ini bertujuan untuk menentukan keberadaan dan golongan antibiotik pada fraksi organik cairan fermentasi. keberadaan antibiotik diuji dengan menentukan zona hambat menggunakan metode difusi kyrbi - bauer. penentuan gojongan antibiotik yang terdapat dalam fraksi tersebut dilakukan menggunakan metode kl t dengan reagen penampak noda ninhidrin, nitroprusida dan iodium. diamater zona hambat antibiotik dalam fraksi etil asetat dan n-heksan lebih besar dibandingkan kontrol positif gentamisin ketika diuji terhadap bakteri uji p. aeruginosa dan s. aureus. sementara itu diameter zona hambat fraksi etii asetat dan n-heksan lebih kecil dibandingkan kontrol positif gentamisin ketika diuji terhadap e. coli. karakterisasi antibiotik memperlihatkan bercak merah ketika diuji dengan pereaksi ninhidrin (positif). sebaiiknya, pereaksi nitroprusida dan iodium menunjukkan hasil yang negatif. uji ninhidrin pada suasana asam menunjukkan nilai rf pada kisaran 0,38-0,54. sementara itu, pada suasana basa rf berada pada kisaran 0,38-0,41. nilai rf ini menunjukkan bahwa antibiotik yang dihasilkan oleh bacillus sp isolat kawah sabang diduga termasuk golongan polipeptida.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI ANTIBIOTIK FRAKSI PELARUT ORGANIK HASLL FERMENTASI BAKTERI TERMOFILLK ISOLAT KAWAH SABANG. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2008
Baca Juga : PENGARUH KONSENTRASI SUMBER NITROGEN TEPUNG KEONG MAS TERHADAP PERTUMBUHAN SEL BAKTERI BACILLUS TERMOFILIK ISOLAT KAWAH SABANG (Syarifah Mastura, 2022)
Abstract
Baca Juga : RESISTENSI ESCHERICHIA COLI TERHADAP ANTIBIOTIK DARI DAGING AYAM BROILER DI PASAR RUKOH (Akmal Mukti, 2017)