Dalam industri kimia proses pengolahan terjadi secara fisis maupun kimia. proses secara kimia umumnya berlangsung dalam reaktor. reaktor terbagi menjadi: reaktor batch, reaktor aliran sumbat dan reaktor tangki kontinu berpengaduk. dalam reak:tor batch dapat berlangsung proses sintesa, polimerisasi, dan sebagainya. jika proses polimerisasi berlangsung dalam reaktor batch, kondisi operasi yang perlu dijaga adalah temperatur. oleh karena itu, maka perlu dilakukan pengaturan laju alir steam sedemikian rupa sehingga temperatur tetap pada nilai set point-nya (92,5 c). dalam penelitian ini, ada dua metode pengendali: proportional integral (pi) konvensional dan adaptif. pada pengujian pl konvensional, dengan pengaturan nilai kk, dan t, secara trial dan error akhirnya didapatkan harga kk dan t, (0,5, 5) yang memberikan nilai respons proses yang terbaik dengan nilai integral absolute error (iae) sebesar 1653,7. selanjutnya untuk pi adaptif, dengan penggunaan nilai-nilai parameter k, dan t yang terskedulkan secara trial dan error berulang-ulang akhirnya didapatkan nilai k, dan t masing-masing (1, 1,5, 2) dan (5, 5, 5) dengan respons terbaik pada nilai iae sebesar 1046,9. kata kunci: reaktor batch, pengendalian proses, pengendali temperatur, pengendali proporsional, integral, pengendali konvensional, pengendali adaptif.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN PENGENDALI UNTUK SISTEM REAKTOR BATCH POLIMERISASI. Banda Aceh Fakultas Teknik,2005
Baca Juga : PENGEMBANGAN SISTEM PENGENDALI SUHU PADA HEATER REAKTOR ANGER UNTUK PROSES PIROLISIS CEPAT CANGKANG SAWIT (Firmansyah, 2015)
Abstract
Baca Juga : DESAIN SISTEM KONTROL MENJAGA TEMPERATUR PANAS AIR PADA TABUNG REAKTOR KIMIA BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO (AHMAD NOUFAL, 2021)