Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SISMAINI, PEMBUATAN EDIBLE FILM PATI SAGU DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL SEBAGAI PLASTICIZER. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2022

Edible film merupakan lapisan tipis yang menyatu dengan bahan pangan, dapat dimakan dan dapat diuraikan oleh mikroorganisme.komposisi edible film dikelompokkan menjadi tiga yaitu hidrokoloid, lipid dan komposit yang bahan pembuatannya dapat berasal dari pati sagu. edible film merupakan salah satu solusi yang tepat sebagai bahan pengemas makanan yang ramah terhadap lingkungan. edible film dari pati akan menghasilkan sifat fisik, ketahanan kimia dan sifat mekanik yang sama dengan plastik dan keunggulan lainnya yaitu mampu menahan oksigen dengan baik, memperbaiki flavor, menahan uap air dan menghambat oksidasi lemak. kelemahan edible film dari pati yaitu mudah sobek atau rapuh dan mudah mengalami hidrasi, untuk mengatasi kelemahan ini dilakukan penambahan plasticizer yaitu gliserol untuk meningkatkan permeabilitas uap air, elastis film dan gas. penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik edible film pati sagu dan mengkaji pengaruh penambahan gliserol dengan perbedaan konsentrasi terhadap karakteristik edible film bahan dasar pati sagu. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (ral) dan metode pengolahan data non faktorial menggunakan aplikasi spss. faktor konsentrasi gliserol terdiri dari taraf yaitu g1 sebesar 0, %, g2 sebesar 2%, g3 sebesar 2,5%, dan g4 sebesar 3% dari total volume larutan pembuatan film. perlakuan tersebut digunakan sebanyak kali dengan 5 kali pengulangan sehingga diperoleh 20 kali percobaan. tahapan selanjutnya adalah pengujian ketebalan, kuat tarik, elongasi, uji ph, transmisi uap air, transparansi dan organoleptik. perlakuan atau konsentrasi yang terbaik pada penelitian ini adalah konsentrasi gliserol 2% dengan nilai ketebalan 0,225 mm, nilai kuat tarik 84 kgf/cm2, nilai elongasi 134,330%, nilai laju transmisi uap air 3,8216 g/m2/jam, nilai ph 7,20, nilai organoleptik warna 1,84, nilai organoleptik aroma 3,72 dan nilai organoleptik rasa 3,71. hasil pengujian ketebalan, kuat tarik, elongasi dan transmisi uap air pada konsentrasi 2% sudah memenuhi standard japanese industrial standard dan nilai ph yang dihasilkan juga sesuai dengan standar ph saliva mulut.



Abstract

Edible film is a thin layer that blends with food ingredients, can be eaten and can be broken down by microorganisms. The composition of edible films is grouped into three, namely hydrocolloids, lipids and composites whose manufacturing materials can be derived from sago starch. Edible film is one of the right solutions as food packaging materials that are friendly to the environment. Edible films from starch will produce the same physical properties, chemical resistance and mechanical properties as plastics and other advantages, namely being able to hold oxygen well, improve flavor, retain moisture and inhibit fat oxidation. The weakness of edible film from starch is that it is easy to tear or brittle and easily hydrates, to overcome this weakness, the addition of a plasticizer, namely glycerol to increase water vapor permeability, elastic film and gas. This study aims to see the characteristics of the edible film of sago starch and to examine the effect of adding glycerol with different concentrations on the characteristics of the edible film of sago starch as the base material. The method used in this study was a completely randomized design (CRD) and non-factorial data processing methods using the SPSS application. The glycerol concentration factor consisted of levels, namely G1 of 0, %, G2 of 2%, G3 of 2.5%, and G4 of 3% of the total volume of the film-making solution. This treatment was used 5 times with 5 repetitions so that 20 trials were obtained. The next step is testing thickness, tensile strength, elongation, Ph test, water vapor transmission, transparency and organoleptic. The best treatment or concentration in this study was 2% glycerol concentration with a thickness value of 0.225 mm, a tensile strength value of 84 kgf/cm2, an elongation value of 134.330%, a water vapor transmission rate value of 3.8216 g/m2/hour, a pH value of 7, 20, color organoleptic value 1.84, aroma organoleptic value 3.72 and taste organoleptic value 3.71. The test results of thickness, tensile strength, elongation and water vapor transmission at a concentration of 2% have met the Japanese Industrial Standard standard and the resulting pH value is also in accordance with the pH standard of oral saliva.



    SERVICES DESK