Telah dilakukan penelitian tentang isolasi dan karakterisasi senyawa metabolit seknnder ekstrak aseton daun allamanda cathartica. ekstraksi daun allamanda cathatica 2000 g dengan metanol menghasilkan ekstrak. me tano i 277,7 g (13,8%) ekstrak metanol diekstraksi dengan petroleum eter menghasilkan ekstrak metanol bebas klorofil sebanyak 150,8 g (54,3%). ekstrak metanol bebas kjorofil selanjutnya diekstraksi dengan aseton menghasrlkan ekstrak aseton sebanyak 10,5 g (6,91%). ekstrak aseton sebanyak 5 g dipisahkan dengan kromatografi kolom vakum cair menggunakan eluen n-heksana : etil asetai : metanol (elus: gradien) menghasilkan 6 fraksi gabungan. hasi! uji fitokimia masing-masing fraksi mengandung senyawa metabolit sekunder fenol, flavonoid,steroid dan kumarin. fraksi d dikromatografi gravitasi dengan clucn n-heksana: etil asetat : metanol (elu / gradiens menghasilkan 4 fraksi gabungan.selanjutnya fraksi dm (gabungan dari fraksi 260-279) dikarakterisasi secara spektroskopi. hasil karakterisasi menggunakan spektroskopi ft-jr dan kg-sm diduga salah satu senyawa metabolit sekunder dari fraksi 0111 ekstrak aseton daun allamunda cothartica adalah senyawa scoparon. kata kunci : allamanda cathorucu, metabolit eckunder. ekstrak aseton, scoparon.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ISOLASI DAN KARAKTERISASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK ASETON DAUN AILAMANDA CATHARTICA. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2008
Baca Juga : SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN BUGENVIL (BOUGAINVILLEA GLABRA) SERTA UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MENGGUNAKAN METODE DPPH (Widari Adli Suci, 2016)
Abstract
Baca Juga : POTENSI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAM.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP CUTIBACTERIUM ACNES (Afifah Maulia Putri, 2023)