Pasar modal adalah pasar yang memuat berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, antara lain modal sendiri (stock) maupun hutang (bonds). saham adalah tanda bahwa individu atau entitas berpartisipasi atau memiliki perusahaan, dan merupakan indikator risiko investor pada pasar saham. risiko saham suatu perusahaan merupakan kerugian maksimum, karena secara logis investor lebih baik mengetahui kemungkinan seberapa besar dia akan mengalami kerugian dari sejumlah asetnya. penelitian ini bertujuan untuk melihat risiko saham bank menggunakan perhitungan value at risk berdasarkan metode simulasi monte carlo yang akan memprediksikan risiko maksimum suatu saham bank dengan variabel return saham bank. proses perhitungan dilakukan dengan mencari nilai return saham terlebih dahulu sebagai variabel yang dianalisis, menentukan nilai efisiensi portofolio, dan menguji asumsi normalitas return, dan mencari nilai value at risk. hasil penelitian yang didapatkan adalah bank btn memiliki risiko maksimum 5,3174 persen dengan return 0,0469, risiko maksimum bank bri 3,9904 persen dengan return -0,0055, risiko maksimum bank mandiri 3,9529 persen dengan return -0,0254, dan risiko maksimum bank bni 3,5974 persen dengan return -0,0082. portofolio saham merupakan portofolio yang efisien digunakan pihak investor.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS RISIKO PADA PERHITUNGAN VALUE AT RISK (VAR) DENGAN METODE SIMULASI MONTE CARLO (STUDI KASUS : DATA SAHAM BUMN SEKTOR BANK). Banda Aceh Fakultas MIPA (S1),2022
Baca Juga : ANALISIS PENGARUH DEPOSIT INSURANCE TERHADAP PENGAMBILAN RISIKO (STUDI PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA) (DEA ALMIRA FADHLI, 2015)
Abstract
The capital market is a market that contains various long-term financial instruments that can be traded, including own capital (stock) and debt (bonds). Shares are a sign that an individual or entity participates in or owns a company, and is an indicator of the investor's risk in the stock market. The risk of a company's shares is the maximum loss, because logically the investor is better at knowing how likely it is that he will suffer a loss from a number of his assets. This study aims to know how the risk of bank shares using the calculation of Value At Risk based on the Monte Carlo Simulation method which will predict the maximum risk of a bank's stock with a variable return of bank shares. The calculation process is carried out by finding the return value of shares first as the analyzed variable, determining the portfolio efficiency value, and testing the return normality assumption, and looking for the Value At Risk value. The results obtained are BTN Bank has a maximum risk of 5.9641 percent with a return of 0.0469, a maximum risk of Mandiri Bank 5.9541 percent with a return of -0.0254, BRI Bank maximum risk of 5.6833 percent with a return of -0.0055, and the maximum risk of BNI Bank maximum is 5.0744 percent with a return of -0.0082. The stock portfolio is an efficient portfolio used by investors.