Hadianur. 2022. identifikasi miskonsepsi masyarakat terhadap masalah konflik gajah dan manusia di kecamatan mila kabupaten pidie. skripsi, jurusan pendidikan biologi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala. pembimbing: (1) dr. abdullah, m. si. (2) dr. kharil, m.si. kata kunci: identifikasi, miskonsepsi, konflik gajah penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi masyarakat terhadap masalah konflik gajah dan manusia berdasarkan dari aspek pengetahuan tentang gajah, aspek penyebab terjadinya konflik gajah, dan aspek solusi/mitigasi dari konflik gajah dan untuk mengetahui miskonsepsi masyarakat terhadap masalah konflik gajah dan manusia berdasarkan tingkat pendidikan yang berbeda di kecamatan mila kabupaten pidie. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data menggunakan kuesioner. teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. data yang diperoleh selanjutnya dianalisis satu persatu untuk mengetahui ada tidaknya miskonsepsi sesuai dengan kriteria jawaban dan nilai certainty of respons index (cri) yang telah ditetapkan, kemudian dihitung persentasenya. hasil yang didapat menunjukkan bahwa (1) miskonsepsi terdapat pada aspek penyebab terjadinya konflik gajah sebesar 15 %, pada aspek solusi/mitigasi dari konflik gajah sebesar 10,18 %, dan pada aspek pengetahuan tentang gajah sebesar 8,44 %. (2) pada tingkat pendidikan sd, smp, sma, dan perguruan tinggi miskonsepsi tertinggi terjadi pada aspek penyebab terjadinya konflik gajah, miskonsepsi terendah terjadi pada aspek pengetahuan tentang gajah kecuali pada tingkat pendidikan sma terjadi pada aspek solusi/mitigasi dari konflik gajah. kesimpulan penelitian ini adalah (1) miskonsepsi terjadi pada semua aspek (pengetahuan tentang gajah, penyebab terjadinya konflik gajah, solusi/mitigasi dari konflik gajah), (2) miskonsepsi terjadi pada semua tingkat pendidikan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MASYARAKAT TERHADAP MASALAHRNKONFLIK GAJAH DAN MANUSIA DI KECAMATAN MILARNKABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Fakultas Kip (S1),2022
Baca Juga : IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONSERVASI ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII L, 1827) DI KECAMATAN KOTA JANTHO KABUPATEN ACEH BESAR (Cut Sarah Rizkita Rahmi, 2024)
Abstract
Hadianur. 2022. Identifikasi Miskonsepsi Masyarakat terhadap Masalah Konflik Gajah dan Manusia di Kecamatan Mila Kabupaten Pidie. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dr. Abdullah, M.Si. (2) Dr. Kharil, M.Si. Kata Kunci: Identifikasi, Miskonsepsi, Konflik gajah Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi miskonsepsi masyarakat terhadap masalah konflik gajah dan manusia berdasarkan dari aspek pengetahuan tentang gajah, aspek penyebab terjadinya konflik gajah, dan aspek solusi/mitigasi dari konflik gajah dan untuk mengetahui miskonsepsi masyarakat terhadap masalah konflik gajah dan manusia berdasarkan tingkat pendidikan yang berbeda di Kecamatan Mila Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis satu persatu untuk mengetahui ada tidaknya miskonsepsi sesuai dengan kriteria jawaban dan nilai Certainty of Respons Index (CRI) yang telah ditetapkan, kemudian dihitung persentasenya. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa (1) miskonsepsi terdapat pada aspek penyebab terjadinya konflik gajah sebesar 15%, pada aspek solusi/mitigasi dari konflik gajah sebesar 10,18 %, dan pada aspek pengetahuan tentang gajah sebesar 8,44 %. (2) pada tingkat pendidikan SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi miskonsepsi tertinggi terjadi pada aspek penyebab terjadinya konflik, miskonsepsi terendah terjadi pada aspek pengetahuan tentang gajah kecuali pada tingkat pendidikan SMA terjadi pada aspek solusi/mitigasi dari konflik gajah. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) miskonsepsi pada semua aspek (pengetahuan tentang gajah, penyebab terjadinya konflik gajah, solusi/mitigasi dari konflik gajah), (2) miskonsepsi terjadi pada semua tingkat pendidikan.