Kantor wilayah kementerian agama provinsi aceh (kanwil kemenag provinsi aceh) dalam menyelenggarakan tugasnya pernah mengalami peristiwa kebakaran bangunan gedung pada tanggal 4 februari 2020 (rri.co.id, 2020). kondisi bangunan gedung tersebut belum memenuhi seluruh kriteria yang ada di dalam nilai keandalan sistem keselamatan bangunan (nkskb). penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam meningkatkan keandalan sistem keselamatan bangunan gedung kanwil kemenag provinsi aceh dan mengevaluasi nilai keandalan sistem keselamatan bangunan gedung tersebut. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui kuesioner dan metode kualitatif melalui observasi. teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan pertimbangan yang didasarkan pada pihak expert judgement. responden ditetapkan sebanyak 4 expert judgement. keandalan sistem keselamatan bangunan gedung yang ditinjau adalah kriteria kelengkapan tapak, sarana penyelamatan, sistem proteksi aktif, dan sistem proteksi pasif. evaluasi nilai keandalan sistem keselamatan bangunan gedung mengacu pada petunjuk teknis (juknis) dari peraturan pd-t-11-2005-c. teknik analisis data digunakan analytical hierarcy process (ahp) dan analisis scoring (pembobotan). kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam meningkatkan keandalan sistem keselamatan bangunan gedung adalah kriteria sistem proteksi pasif dengan nilai rata-rata gabungan eigen kriteria sebesar 0,42. nilai keandalan sistem keselamatan bangunan gedung diperoleh sebesar 68,95% dengan tingkat keandalan yang cukup. peningkatan keandalan yang dapat direkomendasikan adalah melakukan perawatan dan perbaikan berkala serta melengkapi komponen yang kurang. komponen yang perlu dilakukan perawatan dan perbaikan adalah kompartemenisasi, hidran halaman, dan hidran gedung. komponen yang perlu dilengkapi adalah deteksi dan alaram, siames conection, sprinkler, sistem pemadam luapan, pengendali asap, deteksi asap, pembuangan asap, lift kebakaran, cahaya darurat dan petunjuk arah, pintu kebakaran, jendela kebakaran, dan ruang pengendali operasi. kata kunci: kebakaran, keandalan, keselamatan, bangunan gedung, ahp
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
EVALUASI NILAI KEANDALAN SISTEM KESELAMATAN BANGUNAN TERHADAP KEBAKARAN PADA GEDUNG KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik (S2),2022
Baca Juga : EVALUASI EFEKTIVITAS SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN DI GEDUNG TELKOM WILAYAH ACEH (Baihaqi, 2025)
Abstract
The Regional Office of the Ministry of Religion of the Aceh Province (Kanwil Kemenag Aceh Province) in carrying out its duties experienced a building fire incident on February 4, 2020 (rri.co.id, 2020). The condition of the building does not meet all the criteria in the Building Safety System Reliability Value (NKSKB). This study aims to analyze the dominant criteria that need to be considered in improving the reliability of the building safety system of the Regional Office of the Ministry of Religion of Aceh Province and evaluate the value of the reliability of the building's safety system. This study uses quantitative methods through questionnaires and qualitative methods through observation. The sampling technique used is purposive sampling with considerations based on expert judgement. Respondents were determined as many as 4 expert judgement. The reliability of the building safety system that is reviewed is the criteria for completeness of the site, rescue facilities, active protection systems, and passive protection systems. Evaluation of the reliability value of the building safety system refers to the Technical Instructions (Juknis) of regulation Pd-T-11-2005-C. Data analysis techniques used Analytical Hierarchy Process (AHP) and scoring analysis (weighting). The dominant criterion that needs to be considered in increasing the reliability of the building safety system is the passive protection system criteria with the combined average value of the eigen criteria of 0.42. The reliability value of the building safety system is 68.95% with a sufficient level of reliability. Reliability improvement that can be recommended is to carry out periodic maintenance and repairs as well as complete components that are lacking. The components that need maintenance and repair are compartmentization, yard hydrants, and building hydrants. The components that need to be equipped are detection and alarm, siames connection, sprinkler, overflow extinguishing system, smoke control, smoke detection, smoke exhaust, fire elevator, emergency light and directions, fire doors, fire windows, and operation control rooms. Key Words: Fire, reliability, safety, buildings, AHP
Baca Juga : EVALUASI SARANA EVAKUASI KEBAKARAN DI KAWASAN PASAR MODERN (STUDY KASUS : SUZUYA MALL) (RAHMAT RIZKI ZULKARNEN, 2018)