Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
IZZI AL-MUZAKKIR, KAJIAN PENAMBAHAN LIMBAH LOW DENSITY POLYETHYLENE (LDPE) PADA CAMPURAN LASTON LAPIS PENGIKAT (AC – BC) DENGAN RENDAMAN AIR LAUT. Banda Aceh Fakultas Teknik,2022

Jalan sebagai prasarana transportasi darat, diharapkan mampu untuk memberi kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya. namun, beberapa ruas jalan di kawasan pantai di provinsi aceh mengalami permasalahan kerusakan jalan yang dapat disebabkan oleh air laut. salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut yaitu dengan meningkatkan mutu campuran aspal dengan melakukan modifikasi. modifikasi dapat dilakukan dengan menggunakan suatu bahan tambah berupa polimer, diantaranya yaitu limbah plastik berjenis low density polyethylene (ldpe) yang dijadikan pensubstitusi pada campuran laston lapis pengikat (ac – bc). adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik marshall dan durabilitas pada campuran ac – bc dengan penggunaan limbah ldpe sebanyak 3%, 6%, dan 9%, yang disertai dengan perendaman menggunakan air biasa dan air laut selama 30 menit, 24 jam, dan 48 jam. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian eksperimental yang dilakukan dari tanggal 16 juni hingga 5 november 2021 di laboratorium jalan raya, jurusan teknik sipil, fakultas teknik, universitas syiah kuala. pada penelitian ini, diawali dengan melakukan pengujian untuk mendapatkan kao dengan menggunakan 15 benda uji, dan kemudian dilanjutkan melakukan pengujian dengan variasi kadar limbah ldpe dan variasi lama perendaman dengan air biasa dan air laut sebanyak 72 benda uji. dari hasil penelitian, didapatkan nilai stabilitas menggunakan substitusi limbah ldpe terbaik yaitu pada substitusi 6% dengan perendaman air biasa selama 30 menit, sebesar 1292,88 kg; perendaman 24 jam sebesar 1242,79 kg; dan perendaman 48 jam sebesar 1204,92 kg yang memiliki nilai index retained stability (irs) 96,13% pada perendaman 24 jam dan 93,20% pada perendaman 48 jam. pada perendaman air laut dengan substitusi ldpe sebanyak 6%, didapatkan nilai stabilitas dengan perendaman selama 30 menit sebesar 1203,30 kg; perendaman 24 jam sebesar 1157,25 kg; dan perendaman 48 jam sebesar 1141,79 kg yang memiliki nilai irs 96,17% pada perendaman 24 jam dan 94,89% pada perendaman 48 jam. hasil tersebut memenuhi spesifikasi umum bina marga 2018 revisi 2 (2020) yaitu irs ≥ 90%, sehingga dapat disimpulkan bahwa substitusi limbah ldpe dapat mengurangi kerusakan aspal akibat air laut.



Abstract

Roads as land transportation infrastructure, are expected to be able to provide comfort and safety for their users. However, several roads in coastal area in Aceh Province are prone to road damage problems that can be caused by seawater. One of the efforts that can be done to overcome these problems is to improve the quality of the asphalt mixture by making modifications. Modifications can be carried out by using an added material in the form of a polymer, including plastic waste of the type Low-Density Polyethylene (LDPE) which is used as a substitute for a mixture of binder layered concrete (AC – BC). This study aims to determine the Marshall characteristics and durability of the AC – BC mixture with the use of 3%, 6%, and 9% LDPE waste, accompanied by immersion using plain water and seawater for 30 minutes, 24 hours, and 48 hours. The method used in this study is an experimental study conducted from June 16 to November 5, 2021, at the Highway Laboratory, Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Syiah Kuala University. This study, started with testing to get KAO using 15 test objects, and then continued with testing with variations in LDPE waste levels and variations in soaking time with plain water and seawater as many as 72 test objects. From the results of the study, it was found that the stability value using the best LDPE waste substitution was at the substitution of 6% with ordinary water immersion for 30 minutes, amounting to 1292.88 kg; 24 hour immersion of 1242.79 kg; and 48 hours immersion of 1204.92 kg which has an Index Retained Stability (IRS) value of 96.13% at 24-hour immersion and 93.20% at 48-hour immersion. In seawater immersion with 6% LDPE substitution, the stability value obtained by immersion for 30 minutes is 1203.30 kg; 24-hour immersion of 1157.25 kg; and 48-hour immersion of 1141.79 kg which has an IRS value of 96.17% at 24-hour immersion and 94.89% at 48-hour immersion. These results meet the General Specifications of Bina Marga 2018 Revision 2 (2020), namely IRS 90%, so it can be concluded that the substitution of LDPE waste can reduce asphalt damage due to seawater.



    SERVICES DESK