Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nuraini, UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBIAL EKSTRAK N-HEKSANA TUMBUHAN KAMBOJA MERAH (PLUMERIA ROCEA). Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2013

Kamboja merah (plumeria rocea) merupakan salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai tumbuhan obat-obatan tradisional, terutama obat diare. uji aktivitas antimikrobial ekstrak n-heksana dan tumbuhan kamboja merah yang meliputi bagian bunga, daun dan batang telah dilakukan. untuk masing-masing bagian tumbuhan diperoleh rendemen ekstrak n-heksana sebanyak 2,08% (bunga), 3,21 % (daun) dan 2,91 % (batang). aktivitas antimikrobial masing-masing ekstrak menunjukkan aktivitas yang berbeda, dimana ekstrak daun mempunyai aktivitas paling besar. pada konsentrasi 10% ekstrak daun kamboja merah mempunyai zona hambat 19,7 mm terhadap e.coli dan 13,3 mm terhadap s. aureus, sedangkan pad a konsentrasi yang sarna batang dan bunga menunjukkan zona harnbat yang lebih kecil yaitu berturut- turut 11,3 mm (e. coli), 12,0 mm (s. aureus), 8,3 mm (e. coli) dan 11,0 mm (s.aureus). pada konsentasi uji paling rendah (1,25%) yang paling aktif ditunjukkan pada ekstrak daun dengan zona hambat 14,3 mm (e.coli). sedangkan terhadap bakteri uji s. aureus paling aktif terjadi pada ekstrak batang dengan zona hambat 7,7 mm. dari hasil uji aktivitas antimikrobial, daun lebih besar aktivitasnya dan batang dan bunga.hal ini disebabkan kandungan metabolit sekunder lebih banyak yang ditunjukkan oleh hasil uji fitokimia, yaitu senyawa steroid, terpenoid dan fenol untuk bagian daun, bagian bunga hanya terdapat kandungan senyawa terpenoid, sedangkan pada bagian kulit batang memiliki kandungan senyawa steroid dan terpenoid. kata kunci : kamboja merah (plumeria rocea), metabolit sekunder, aktivitas antimikrobial, escherichia coli dan staphylococcus aureus



Abstract



    SERVICES DESK