Telah dilakukan penelitian tentang monitoring air sungai krueng aceh berdasarkan pasang surut air laut di kota banda aceh pasca tsunami . penelitian ini bertujuan untuk memonitor kualitas perairan sungai krueng aceh pasca tsunami dengan memantau parameter kualitas air seperti suhu, do, bod, salinitas, konduktivitas, total zat padat terlarut, turbiditas dan ph dalam interval satu bulan sekali selama 3 bulan. peri ode pengambilan sampel yaitu dari bulan januari sampai maret 2009 pada 11 (sebelas) titik sampling di mulai dari sibreh, lubuk, pdam a (atas bendungan) banda aceh, pdam b (bawah bendungan), pln banda aceh, beurawe, jembatan pante pirak, pasar ikan peunayong, tempat pemotongan hewan di keudah, tempat pendaratan ikan di lampulo, muara kuala alue bidue. hasil analisis eli 11 titik sampling pada bulan januari 2009 menunjukkan 4 parameter dari 8 parameter melebihi baku mutu air kelas i peraturan pemerintah ri nomor 82 tahun 200i. parameter tersebut adajah salinitas, ms, konduktivitas, turbiditas, pads titik sampling kuala alue bidue, dan pendaratan ikan di lampulo. pada bulan februari 2009 terdapat 6 parameter melebihi baku mutu air kelas i parameter tersebut adalah salinitas, tds, konduktivitas, turbiditas, bod, dan 00. pada bulan maret 2009 terdapat 5 parameter melebihi baku mutu air kelas i parameter terse but adalah salinitas, ms, konduktivitas, turbiditas, dan do. maraknya proyek-proyek pembangunan pada pasca tsunami berpengaruh terhadap kualitas air sungai,misalnya pengerukan pasir pada sungai, kata kunci : monitoring, sungai krueng aceh, pasang surut air laut, parameter fisikokimia.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MONITORING KUALITAS AIR SUNGAI KRUENG ACEH BERDASARKAN PASANG SURUT AIR LAUT DI KOTA BANDA ACEH PASCA TSUNAMI. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2010
Baca Juga : MONITORING SULFIDA DI SUNGAI KRUENG PASE KABUPATEN ACEH UTARA BERDASARKAN PASANGRNDAN SURUT AIR LAUT (Mahdi Anzala, 2022)
Abstract
Baca Juga : STUDI BAJI GARAM KE DAERAH ALLRAN SUNGAI (DAS) KRUENG ACEH BERDASARKANRNBIOINDLKATOR PESISIR (Bayu Marentika, 2022)